<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Islamic News</title>
	<atom:link href="http://www.antosalafy.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.antosalafy.com</link>
	<description>Islamic Article, News, Download, Info</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 18:47:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Syaikh Rabi&#8217; Merekomendasikan Ustadz Luqman Ba&#8217;abduh</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/syaikh-rabi-merekomendasikan-ustadz-luqman-baabduh/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/syaikh-rabi-merekomendasikan-ustadz-luqman-baabduh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 18:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Mp3]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhwanul Muslimin]]></category>
		<category><![CDATA[Luqman]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi Syaikh Rabi']]></category>
		<category><![CDATA[tanya jawab]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Luqman Ba'abduh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Tanya (Ustadz Askari) : Ya Syaikh, sebagian ikhwan salafiyin tidak ingin hadir/tidak ingin menghadiri majelisnya Luqman Ba&#8217;abduh dengan alasan bahwa engkau (Syaikh Rabi&#8217;) telah mengatakan tentang Luqman bahwa: &#8220;Saya mengkhawatirkan Luqman ini termasuk dari para penyusup di antara penyusup2 Ikhwanul Muslimin&#8221;. Apakah engkau masih di atas perkataan ini? Jawab (Syaikh Rabi&#8217;): Saya hanya mengatakan &#8220;saya [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanya (Ustadz Askari) : Ya Syaikh, sebagian ikhwan salafiyin tidak ingin hadir/tidak ingin menghadiri majelisnya <span style="text-decoration: underline;">Luqman Ba&#8217;abduh</span> dengan alasan bahwa engkau (Syaikh Rabi&#8217;) telah mengatakan tentang Luqman bahwa: &#8220;<a href="http://www.antosalafy.com/syaikh-rabi-merekomendasikan-ustadz-luqman-baabduh/" target="_blank"><strong>Saya mengkhawatirkan Luqman</strong></a> ini termasuk dari para penyusup di antara penyusup2 Ikhwanul Muslimin&#8221;. Apakah engkau masih di atas perkataan ini?</p>
<p>Jawab (Syaikh Rabi&#8217;): Saya hanya mengatakan &#8220;<strong>saya khawatir</strong>&#8220;, <strong>saya tidak memastikan</strong> ketika itu. Adapun Luqman, <a href="http://www.antosalafy.com/syaikh-rabi-merekomendasikan-ustadz-luqman-baabduh/" target="_blank"><strong>saya merekomendasi</strong></a> kepadamu.</p>
<h3>Lengkapnya silakan download rekamannya di <strong><span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.box.com/s/v7kric5kgqxv8pqpkfia" target="_blank"><span style="color: #0000ff;">sini</span></a></span></strong>.</h3>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>ustadz luqman baabduh (17)</li><li>ust luqman baabduh (9)</li><li>download bacaan alquran merdu dari wanita mp3 (6)</li><li>luqman baabduh (5)</li><li>UST LUKMAN BAABDUH (5)</li><li>murottal suara merdu (5)</li><li>SUARA NGAJI TERINDAH (3)</li><li>ustadz baabudah (3)</li><li>download suara cewek baca alquran (3)</li><li>syiah mp3 (3)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-mp3-membongkar-firqah-firqah-sesat/" title="Download Mp3: Membongkar Firqah-firqah Sesat">Download Mp3: Membongkar Firqah-firqah Sesat</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/" title="Ternyata &#8230;. Istilah Ustadz pun Jadi Masalah ">Ternyata &#8230;. Istilah Ustadz pun Jadi Masalah </a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/nine-great-benefits-of-reading-and-reflecting-over-the-quraan/" title="Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan">Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-night-of-laylat-al-qadr/" title="The Night of Laylat al-Qadr">The Night of Laylat al-Qadr</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/free-download-syaikh-hani-ar-refai/" title="Free Download Syaikh Hani Ar-Refai ">Free Download Syaikh Hani Ar-Refai </a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-rekaman-tabligh-akbar-nasional-bantul-juli-2010-hari-ke-2/" title="Download Rekaman Tabligh Akbar Nasional Bantul Juli 2010 (Hari Ke-2)">Download Rekaman Tabligh Akbar Nasional Bantul Juli 2010 (Hari Ke-2)</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/syaikh-rabi-merekomendasikan-ustadz-luqman-baabduh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jawaban Untuk Saudara ALI ABBAS -hadanallohu wa iyyah-</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/jawaban-untuk-saudara-ali-abbas-hadanallohu-wa-iyyah/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/jawaban-untuk-saudara-ali-abbas-hadanallohu-wa-iyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 15:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum yayasan]]></category>
		<category><![CDATA[masalah yayasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Askari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[: Pada mulanya saya menyangka bahwa Al-Akh Ali Abbas akan memperbaiki kesalahannya dalam menerjemahkan disebabkan karena jelasnya maksud penanya, yaitu Syaikh Hamid Al-Junaibi Hafizhahullah yang bertanya tentang mendirikan markaz tanpa menyinggung masalah yayasan. Namun kenyataannya berbeda, Beliau semakin berusaha untuk membela kesalahan yang terjadi, Wallahul Mustaan. Oleh karenanya, berikut ini adalah jawaban dari bantahan Ali [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>   </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>              :</strong></p>
<p>Pada mulanya saya menyangka bahwa <strong>Al-Akh Ali Abbas</strong> akan memperbaiki kesalahannya dalam menerjemahkan disebabkan karena jelasnya maksud penanya, yaitu <strong>Syaikh Hamid Al-Junaibi Hafizhahullah</strong> yang bertanya tentang mendirikan markaz tanpa menyinggung<strong> masalah yayasan</strong>.</p>
<p>Namun kenyataannya berbeda, Beliau semakin berusaha untuk membela kesalahan yang terjadi, Wallahul Mustaan.</p>
<p>Oleh karenanya, berikut ini adalah jawaban dari bantahan <strong>Ali Abbas</strong> terhadap tulisan pertama saya. Dari tanggapan <strong>surat Al-Akh Abu Muqbil Ali Abba</strong>s -waffaqanallahu wa iyyaah-, maka kami katakan:</p>
<p><strong>Pertama:</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>Ali Abbas</strong> -Hadanallahu wa iyyah- mengatakan:</p>
<p>Telah sampai kepada kami tulisan Askari -hadaahulloh- (Pembina/Pimpinan Yayasan as-Salaf (?),&#8230; Selesai penukilan ucapan.</p>
<p><strong>Kami katakan:</strong></p>
<p>Sekedar untuk mengklarifikasi ucapan yang disebutkan bahwa saya sebagai Pembina/Pimpinan Yayasan as-Salaf (?), yang benar bahwa saya adalah salah seorang pengajar pondok pesantren Ibnul Qayyim di Balikpapan. Adapun yang tertulis dalam kepengurusan yayasan tentang disebutnya nama salah seorang ikhwan kita sebagai pimpinan yayasan, atau sebagian ikhwan yang menyebut saya sebagai Pimpinan Pondok, hanyalah merupakan formalitas semata, yang tidak memiliki nilai sedikitpun dalam perjalanan dakwah salafiyah dan mahad Ibnul Qayyim tersebut.</p>
<p>Sebab bagaimanapun, Al-Haq merupakan perkara yang wajib didahulukan atas segala sesuatu. Seperti halnya Al-Jamiah Al-Islamiyah di Madinah Nabawiyah, yang ketika itu dipimpin oleh Samahatus Syaikh Abdul Aziz bin Baaz Rahimahullah Taala, dan para ulama kibar banyak yang menjadi pengajar di Al-Jamiah Al-Islamiyah, diantaranya Al-Imam Al-Albani Rahimahullah, Al-Allamah Asy-Syinqithi Rahimahullah, dan yang lainnya. Namun masing-masing mereka berhak menentukan apa yang menurut mereka bahwa itu merupakan Al-haq yang wajib untuk diikuti.</p>
<p><strong>Kedua:</strong></p>
<p><strong>Ali Abbas</strong> berkata:</p>
<p>Mengenai koreksi beliau terhadap terjemahan dari pertanyaan yang diajukan kepada syaikh yang mulia Robi Al-Madkholy -hafidzahulloh taala- pada kalimat :</p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p>Dimana pada terjemahan yang lalu kami artikan <strong>dibawah naungan yayasan</strong> dengan pengoreksian Askari hadaahulloh- <strong>dengan tujuan yang sama</strong></p>
<p>Dari koreksi tersebut, <strong>kami jawab</strong> bahwa siapa saja yang memperhatikan pertanyaan yang pertama dan jawaban Syaikh Robi -semoga Alloh menjaganya- dengan nasehat beliau untuk menjauhi yayasan-yayasan sebab itu adalah penyebab terpecahnya salafiyyun dan munculnya hizbiyyah, maka ia akan mengetahui bahwa kalimat <strong>  </strong><strong>,</strong> pada pertanyaan yang ke-dua berputar pada masalah mendirikan markaz ilmiah atau dengan kata lain mahad atau pondok dengan tujuan yang sama (maksud nya disini adalah sama dalam cara yang ditempuh pada pertanyaan yang pertama, yakni dengan cara menggunakan yayasan dengan bahasa kami pada terjemahan yang lalu <strong>dibawah naungan yayasan.</strong> Selesai penukilan ucapan Ali Abbas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kami jawab: </strong></p>
<p>Jawaban terhadap ucapan ini dilihat dari beberapa sisi:</p>
<p>1- Ali Abbas -Hadanallahu wa iyyah- terlalu memaksakan untuk membawa lafazh <strong>( ) </strong><strong> </strong>kepada makna<strong> dibawah naungan yayasan,</strong> padahal sangat jelas ini merupakan penakwilan yang sangat jauh sekali, terlebih bagi orang yang pernah belajar bahasa Arab. Bagaimana mungkin anda bisa mengatakan siapa saja yang memperhatikan pertanyaan pertama&#8230;, lalu siapa yang lebih pantas disebut sebagai ahli tawil? Ada perumpamaan Arab yang mengatakan:</p>
<p><strong>  </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>Itu kambing meskipun terbang!?</strong><strong> </strong></p>
<p>Berusaha membawa maksud penanya kepada keinginannya, sangat nampak kesalahannya.</p>
<p>2- Lalu bagaimana anda mentawil penukilan Muhammad bin Khalifah Al-Maghribi berikut ini (dan telah kami nukil dalam tulisan pertama):</p>
<p>&#8230;tatkala Ikhwah salafiyin bertanya kepada Syaikh Rabi : Wahai Syaikh, kami memiliki markaz salafi sekarang di Amsterdam, dan memungkinkan Engkau menyampaikan ceramah lewat telepon?. Beliau menjawab:</p>
<p><strong>        </strong><strong> </strong></p>
<p>Tinggalkan markaz-markaz, semua kejahatan datang kepada kami melalui markaz-markaz. Hendaknya kalian memilih masjid. Selesai.</p>
<p>Apakah anda juga akan membawanya kepada yayasan? Jika iya, berarti semakin jelas siapa sesungguhnya yang berhak menyandang gelar ahli tawil, karena dalam pertanyaan sama sekali tidak menyebutkan tentang yayasan.</p>
<p>3- Kalaulah yang dimaksud oleh penanya (Hamid Al-Junaibi) kepada Syaikhuna Rabi Hafizhahullah Taala, tentang pondok pesantren yang dibawah naungan yayasan, lalu untuk apalagi sipenanya bertanya tentang hal yang menyangkut yayasan sementara Syaikh telah menjawab pada pertanyaan sebelumnya yang menjelaskan masalah yayasan, dan Beliau menasehati untuk meninggalkannya. Ini sama saja menisbatkan kepada Syaikh Hamid Al-Junaibi sebagai orang yang tidak faham dengan jawaban Syaikh Hafizhahullah, karena ketika Syaikh telah menjawab, kok malah bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama intinya, yaitu masalah yayasan. Inilah yang biasa disebut <strong><em>tah</em></strong><strong><em>-</em></strong><strong><em>shil</em></strong><strong><em>ul</em></strong><strong><em> hashil,</em></strong> mempertanyakan kembali sesuatu yang sudah ada jawabannya.</p>
<p>4- Yang bertanya tentu lebih memahami maksud pertanyaannya, coba anda perhatikan penjelasan Syaikh Hamid Al-Junaibi Hafizhahullah berikut ini:</p>
<p><strong>              </strong><strong></strong><strong> </strong></p>
<p>Aku yang bertanya kepada Syaikh Hafizhahullah Taala tentang mendirikan markaz-markaz guna <strong></strong><strong>mendatangkan para masyayikh</strong><strong> yang mulia</strong><strong> </strong><strong>dengan tujuan yang sama</strong>&#8230;</p>
<p>Para pembaca yang budiman, coba anda perhatikan ucapan Syaikh Hamid Al-Junaibi yang menafsirkan pertanyaan Beliau sendiri dengan tujuan yang sama yaitu mendatangkan masyayikh dan tujuan yang lainnya yang disebutkan dalam pertanyaan pertama.</p>
<p>Siapa yang lebih berhak memahami pertanyaan, sipenanya ataukah <strong>Ali Abbas ??,</strong> waffaqanallahu wa iyyaah.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Penjelasan Syaikh Hamid Al-Junaibi Hafizhahullah Taala tersebut untuk membantah salah seorang pengisi komentar dalam situs kullas salafiyin yang menyebutkan bahwa kejadian di Irak adanya seseorang yang merubah nama markaz as-sunnah menjadi Madrasah as-sunnah. Jadi memang permasalahannya seputar markaz, bukan yayasan.</p>
<p><strong>Ketiga:</strong></p>
<p><strong>Ucapan Ali Abbas</strong> -hadanallahu wa iyyah-</p>
<p>Adapun memahami ucapan Syaikh Robi sebagaimana yang difahami oleh Askari bahwa Syaikh Robi-hafidzohulloh- melarang mendirikan markaz ilmiah (pondok pesantren) secara mutlak melalui yayasan atau tidak adalah pemahaman yang sangat jauh, <strong>sebab dari ucapan Syaikh Robi yang masyhur beliau senantiasa menganjurkan seseorang untuk rihlah menuntut ilmu kemarkaz-markaz salafiyyah (pondok-pondok pesantren salafy )</strong> seperti ke Darul-Hadits di Dammaj yang mana sejak awal didirikannya oleh Asy-Syaikh Al-Muhaddist Muqbil bin Hady Al-Waadiiy -rohimahulloh- hingga sampai sekarang dibawa pimpinan Asy-Syaikh Al-Muhaddist An-Naashihul-Amiin Yahya bin Ali Al-Hajury hafidzohulloh- jauh dari embel-embel yayasan sehingga dari sini sangatlah jelas bahwa yang dimaksud oleh Asy-Syaikh Robi -hafidzohulloh- dari larangan mendirikan markaz pada jawaban dari pertanyaan yang kedua adalah markaz-markaz (pondok-pondok) yang dibangun dibawah naungan yayasan bukan markas(pondok) secara mutlak. Selesai</p>
<p><strong>Jawaban kami :</strong></p>
<p>Dari ucapan <strong>Ali Abbas</strong> ini, kami semakin yakin bahwa Ali Abbas benar-benar tidak memahami maksud ucapan Syaikhuna Rabi bin Hadi -Sallamahullah-.</p>
<p>Tolong dilihat kembali penjelasan kami pada tulisan pertama, kami mengatakan dalam menjelaskan fatwa Syaikhuna Al-Walid Rabi Hafizhahullah:</p>
<p>Jadi sekali lagi, Syaikh Rabi Hafizhahullah Taala dari penukilan Hamid Al-Junaibi, tidak hanya mempermasalahkan mendirikan yayasan, <strong>namun juga mempermasalahkan mendirikan markaz/ pondok pesantren yang meninggalkan masjid sebagai tempat utama untuk belajar dan mengajar</strong>. Selesai penukilan dari tulisan pertama kami.</p>
<p>Perhatikan pada tulisan yang dicetak tebal, lalu cocokkan dengan fatwa Syaikhuna Rabi Hafizhahullah, sangat jelas bahwa Beliau menganjurkan untuk meninggalkan markaz-markaz yang meninggalkan masjid sebagai tempat utama dalam menuntut ilmu. Perhatikan jawaban Syaikhuna setelah itu:</p>
<p><strong>(    &#8211;    &#8211;      )</strong><strong> </strong></p>
<p> <strong>Hendaknya mereka membuat pelajaran- pelajaran di masjid-masjid -semoga Allah memberi berkah padamu-, hendaknya mereka membuat pelajaran-pelajaran di masjid-masjid</strong>.</p>
<p>Nah, sekarang saya ingin bertanya kepada saudara kami <strong>Ali Abbas,</strong> menuntut ilmu di Dammaj dilakukan dimana? Di masjid ataukah di kelas-kelas? Tentu jawabannya jelas, yaitu di masjid. Oleh karenanya, sangat masyhur dari fatwa-fatwa Syaikhuna Rabi Hafizhahullah Taala bahwa Beliau menganjurkan mendatangi markaz-markaz salafiyah yang menjadikan masjid sebagai tempat utama dalam menuntut ilmu, seperti di Dammaj, di Fuyusy Aden, markaz Syaikh Abdurrahman Al-Adani Hafizhahullah Taala, dan yang lainnya.</p>
<p>Oleh karenanya, Syaikh Hamid Al-Junaibi berkesimpulan bahwa Syaikh Rabi Hafizhahullah tidak mengharamkan yayasan sebagaimana Beliau tidak mengharamkan markaz-markaz / pondok pesantren yang tidak menjadikan masjid sebagai tempat utama dalam menuntut ilmu, namun mengarahkan kepada yang lebih afdhal dan yang lebih utama. <strong>Berkata Hamid Al-Junaibi:</strong></p>
<p><strong>Yang perlu diperhatikan disini, bahwa Syaikh tidak mengatakan tidak boleh mendirikan markaz ilmu, namun Beliau menasehati agar pelajaran-pelajaran dilakukan di masjid-masjid.</strong></p>
<p><strong>Beliau juga berkata :</strong></p>
<p><strong>          </strong><strong>!!</strong></p>
<p><strong>Maka saya tidak menyangka, bahwa kamu memahami bahwa Syaikh mengharamkan seluruh universitas, dan mahad-mahad syari ??!!.</strong></p>
<p>Dari beberapa keterangan ini sangat jelas sekali bahwa Syaikh Hamid memaksudkan pertanyaan Beliau adalah markaz-markaz, demikian pula jawaban Syaikhuna Rabi Hafizhahullah Taala menganjurkan untuk meninggalkannya, disebabkan karena tidak menjadikan masjid sebagai tempat utama dalam menuntut ilmu. Sehingga mahad-mahad dan yayasan-yayasan yang berstatus sebagai payung mahad-mahad salafiyah dalam menjalankan kegiatan dakwah yang bersifat legal, yang jauh dari pemahaman hizbiyah, jauh dari cara-cara penggalangan dana model hizbiyah, fokus dalam pendidikan dan menuntut ilmu, tidak meluas dalam mengurusi hal-hal yang lain, tidak ada baiat, tidak ada pemilu, tidak menjadikan yayasan sebagai sesuatu yang dibanggakan dan diperebutkan kepemimpinannya seperti yang dilakukan oleh sebagian orang, dan tidak menjadikannya sebagai bentuk <strong>al-wala wal bara,</strong> jauh dari hal-hal yang bersifat menyelisihi syariat Islam, dan menjadikan masjid sebagai tempat utama dalam menuntut ilmu, yang demikian bukanlah sesuatu yang terlarang, dan kami tidak mengetahui seorang pun dari kalangan para ulama yang melarangnya, apalagi mengharamkannya.</p>
<p><strong>Keterangan :</strong></p>
<p>Para pembaca yang budiman, kami mohon maaf karena keterbatasan waktu kami, dan kesibukan kami dalam menuntut ilmu di mahad Ibnul Qayyim -Harosahallah-, tulisan ini akan kami lanjutkan jika ada kesempatan Insya Allah Taala, semoga bisa dimaklumi.</p>
<p><strong>&#8230;.. (Bersambung Insya Allah)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditulis oleh:</p>
<p><strong>Abu Muawiyah Askari bin Jamal</strong><strong> </strong></p>
<p>14 safar 1433 H</p>
<p>artikel asli: http://www.salafybpp.com/5-artikel-terbaru/194-jawaban-untuk-saudara-ali-abbas-hadanallohu-wa-iyyah-.html</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>biografi ustadz salafy (6)</li><li>ustad salafi (5)</li><li>Siapa ustad askary (3)</li><li>dzulqarnain ali abbas (2)</li><li>fatwa syeikh robi ttg yayasan (2)</li><li>yayasan ustadz askari (2)</li><li>biografi ustadz abu muawiyah askari (2)</li><li>debat lukman baabduh (2)</li><li>ust dzulqarnain berbicara tentang yayasan (2)</li><li>bantahan ustadz askari (2)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/" title="Ternyata &#8230;. Istilah Ustadz pun Jadi Masalah ">Ternyata &#8230;. Istilah Ustadz pun Jadi Masalah </a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-mp3-kajian-tentang-salah-kaprah-salafy-plus-cerita-umroh-asatidz/" title="Download Mp3 Kajian tentang Salah Kaprah Salafy Plus Cerita Umroh Asatidz">Download Mp3 Kajian tentang Salah Kaprah Salafy Plus Cerita Umroh Asatidz</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-kajian-bantahan-terhadap-fitnah-wahabi/" title="Download Kajian: Bantahan terhadap Fitnah Wahabi">Download Kajian: Bantahan terhadap Fitnah Wahabi</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/jawaban-untuk-saudara-ali-abbas-hadanallohu-wa-iyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata &#8230;. Istilah “Ustadz” pun Jadi Masalah</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 16:58:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Ikhwanul Muslimun]]></category>
		<category><![CDATA[antosalafy]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islam]]></category>
		<category><![CDATA[artikel sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhwanul Muslimin]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Askari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[TANYA :Apakah benar tidak diperbolehkan seseorang dipanggil dengan panggilan ustadz dengan alasan bahwa gelar ustadz merupakan istilah ikhwanul muslimin yang kerap diucapkan untuk memanggil para dai dan penuntut ilmu? JAWAB : : Firqah Al-Ikhwanul Muslimun mulai didirikan pada tahun 1347 H, atau bertepatan dengan 1920 M, melalui seorang yang berasal dari Mesir yang bernama: Hasan [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANYA :</strong>Apakah benar tidak diperbolehkan seseorang dipanggil dengan panggilan <a href="http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/" target="_blank"><strong>ustadz</strong></a> dengan alasan bahwa gelar ustadz merupakan istilah <a href="http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/" target="_blank"><strong>ikhwanul muslimin</strong></a> yang kerap diucapkan untuk memanggil para dai dan penuntut ilmu?</p>
<p><strong>JAWAB :</strong></p>
<p><strong>                </strong><strong> </strong></p>
<p><strong> :</strong></p>
<p>Firqah <strong>Al-Ikhwanul Muslimun</strong> mulai didirikan pada tahun 1347 H, atau bertepatan dengan 1920 M, melalui seorang yang berasal dari Mesir yang bernama: Hasan Ahmad Abdurrahman Muhammad Al-banna As-Saati, atau yang lebih populer dengan penyebutan: <strong>Hasan Al-banna</strong>. Ia mendirikannya bersama enam pemuda di daerah Ismailiyah.</p>
<p>Para pengikut Al-Ikhwanul Muslimun sangat memuliakan sosok Hasan Al-Banna, bahkan diantara mereka ada yang mensifati Hasan Al-Banna dan kelompoknya sebagai kelompok yang terbebas dari berbagai kekeliruan dan penyimpangan, seperti ucapan salah seorang dari mereka mengatakan:</p>
<p><strong>             </strong><strong> </strong></p>
<p>Sesungguhnya Al-Ikhwan memiliki bangunan tinggi (Jamaah), yang semuanya didalamnya baik</p>
<p>Jangan engkau bertanya kepadaku siapa yang membangunnya, Sesungguhnya Ia adalah Al-Banna Hasan.</p>
<p>Para pengikutnya biasa menyebutnya dengan Ustadz hasan Al-Banna, kadang pula disebut dengan Syaikh Hasan Al-Banna, dan sering pula disebut Al-Imam Hasan Al-Banna, dan tidak jarang diberi gelar Al-Imam Asy-Syahid Hasan Al-Banna.</p>
<p>Bahkan penyebutan Imam lebih sering disematkan kepadanya dari penyebutan Ustadz atau Syaikh, hal ini disebabkan karena Ikhwaniyun (orang yang menisbatkan dirinya kepada Al-Ikhwanul Muslimun) ketika itu meyakininya sebagai Imam yang wajib untuk dibaiat oleh seluruh kaum muslimin.</p>
<p><strong>(Lihat kitab : Al-Adhwa As-Salafiyah, Ummu Ayyub Nurah Bintu Ahsan, hal:15)</strong></p>
<p>Sebagaimana tokoh-tokoh yang lain dari Al-Ikhwanul Muslimun juga kerap disebut dengan panggilan Ustadz, Syaikh, Imam atau mungkin yang lainnya. Namun perlu diketahui bahwa istilah-istilah tersebut bukanlah merupakan ciri khas Al-Ikhwanul Muslimun, yang manakala jika ada seseorang dipanggil dengan sebutan ustadz, atau Syaikh, atau Imam, berarti dia telah mengikuti kebiasaan Hizbiyah Al-Ikhwanul Muslimun. Siapa yang menganggapnya demikian, tentu saja hal ini merupakan salah satu statemen yang <strong>nyeleneh.</strong></p>
<p><strong>Mengenal istilah Al-Imam</strong></p>
<p>Biasanya istilah ini disematkan kepada seseorang yang dijadikan sebagai panutan dan yang diikuti, baik dalam kebaikan atau keburukan. Allah Taala berfirman:</p>
<p><strong>         </strong></p>
<p>Dan Kami jadikan di antara mereka itu Imam-imam yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar . Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami. <strong>(QS.As-Sajadah: 24)</strong></p>
<p>Demikian pula firman-Nya:</p>
<p><strong>              </strong></p>
<p>Kami telah menjadikan mereka itu sebagai Imam-imam yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka, agar mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah.</p>
<p><strong>(QS. Al-Anbiya: 73)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diantara dalil yang menunjukkan kata Imam digunakan dalam keburukan seperti firman Allah:</p>
<p><strong>  </strong></p>
<p>Perangilah imam- imam kekufuran. <strong>(QS. At-Taubah: 12)</strong></p>
<p>Dan firman-Nya:</p>
<p><strong>    </strong></p>
<p>Kami jadikan mereka sebagai imam- imam yang menyeru kepada Neraka. <strong>(QS. Al-Qashash: 41)</strong></p>
<p>Didalam Islam, penyebutan Imam tidak ditujukan kecuali kepada mereka yang pantas dijadikan sebagai panutan dalam berislam yang benar, baik dalam perkara aqidah, manhaj, fikih, muamalah, dan aspek kehidupan lainnya, dimana dia dikenal sebagai orang yang kokoh diatas kebenaran dan memiliki ilmu yang luas.</p>
<p>Oleh karenanya, menggunakan istilah imam kepada seseorang tanpa melihat kondisi orang tersebut apakah ia pantas mendapatkannya, merupakan hal yang kurang tepat. Diantara yang memberi peringatan dalam masalah ini adalah Al-Allamah Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin Rahimahullah, ketika disebutkan gelar Imam didepan nama Al-Muwaffaq Ibnu Qudamah, Beliau berkata:</p>
<p>ini termasuk sikap memudah-mudahkan dalam sebagian perkara, sebab Al-Muwaffaq bukanlah seperti Imam Ahmad, atau Asy-Syafii, atau Malik, atau Abu Hanifah, namun Beliau seorang Imam dalam perkara tertentu, ada yang mendukung pendapatnya dan berpegang dengannya, sehingga dia disebut imam dari sisi ini. Adapun imamah (kepemimpinan) yang kedudukannya seperti yang dimiliki Imam Ahmad dan yang semisalnya, Beliau tidak sampai kepada tingkatan tersebut.</p>
<p>Pada masa-masa belakangan ini, semakin banyak penyebutan gelar Imam dikalangan manusia, bahkan gelar tersebut disematkan kepada yang terendah dari tingkatan para ulama. Hal ini, kalau hanya sekedar penggunaan lafazh semata, itu perkara yang ringan. Namun ternyata berpengaruh sampai kepada maknanya. Sebab seseorang, jika melihat ada yang diberi gelar imam, maka ucapan-ucapannya pun dijadikan sebagai qudwah (panutan), padahal dia orang yang tidak berhak mendapatkannya. Hal ini seperti ucapan mereka sekarang ini terhadap orang yang terbunuh dalam peperangan: <strong>bahwa dia mati syahid. Ini adalah haram</strong>, tidak diperbolehkan dipersaksikan kepada setiap orang secara individu bahwa dia mati syahid. Al-Bukhari Rahimahullah menyebutkan bab dalam permasalahan ini dengan : Bab: tidak boleh mengatakan: sifulan Syahid. Bersabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam:</p>
<p><strong>           </strong><strong> </strong></p>
<p>Allah lebih mengetahui siapa yang berjihad dijalan-Nya, Allah lebih mengetahui siapa yang terluka dijalan-Nya.</p>
<p>Demikian pula Umar bin Khaththab Radhiallahu anhu melarang dari hal tersebut.</p>
<p>Iya, boleh disebut: siapa yang terbunuh dijalan Allah maka dia syahid, siapa yang terbunuh karena terkena reruntuhan, atau tenggelam maka dia syahid, namun tidak boleh dipersaksikan secara individu tertentu. <strong>(Asy-Syarhul mumti:1/16-17)</strong></p>
<p>Walhasil, penyebutan Imam kepada seseorang yang layak merupakan hal yang hukumnya boleh, asal ditempatkan pada tempatnya. Jangan hanya karena Al-Ikhwanul muslimin terbiasa menyebut pemimpinnya dengan sebutan Imam lalu menghukumi itu sebagai kebiasaan ikhwani, lalu siapa yang melakukannya maka dia telah terjatuh kedalam hizbiyah, atau mengikuti kebiasaan hizbiyah. Namun hendaknya tidak terlalu memperluas dalam penggunaan istilah ini, seperti perbuatan sebagian mereka yang terlalu mudah memberi pujian kepada yang sepemikiran dengannya, bahkan terkadang pujian itu dinilai sangat berlebihan. Namun dalam menyikapi orang yang berselisih dengan mereka, terlalu mudah untuk melemparkan caci maki dan celaan yang mungkin kita tidak pernah mendengar yang sejenis cacian tersebut kecuali dari anak-anak jalanan, preman dan centeng pasar, adapun penuntut ilmu??, saya tidak mengira ada yang berbuat seperti itu.</p>
<p>Satu contoh saja, pernah kami diperlihatkan pamflet pengumuman pengajian yang akan diisi oleh Imam Ahlus sunnah Wal-jamaah!!!. Wah luar biasa, dengan dasar apa diberi gelar Imam Ahlus sunnah?, apakah di indonesia ini sudah ada Imam ahlus sunnah wal jamaah yang patut dijadikan sebagai panutan dalam segala hal, atau termasuk yang disebutkan oleh Ibnu Utsaimin Rahimahullah bahwa itu termasuk bermudah-mudahan dalam penggunaannya?. Kalaulah setiap Imam shalat boleh digelari Imam setiap namanya disebutkan, maka alangkah banyaknya para imam Ahlussunnah di negeri kita ini, wallahul mustaan.</p>
<p><strong>Mengenal istilah Syaikh</strong></p>
<p>Demikian pula istilah syaikh, ini merupakan penggunaan yang sangat masyhur, khususnya dizaman kita sekarang ini. Biasanya gelar ini diberikan kepada seseorang yang dihormati, dan dianggap memiliki keutamaan dan kelebihan dalam pengetahuan agamanya, meskipun terkadang pada hakekatnya tidak demikian. Seperti penyebutan Syaikh Sayyid Quthub, Syaikh Umar Tilmisani, Syaikh Said Hawwa, dan yang lainnya dari penyebutan Al-Ikhwanul Muslimun dalam menghormati tokoh-tokohnya, merupakan hal yang sangat masyhur dari mereka. Namun bukan berarti yang menggunakan istilah ini dikalangan Ahlus sunnah Wal-jamaah, dihukumi bahwa dia mengikuti kebiasaan Al-Ikhwanul Muslimun atau telah terjatuh kedalam hizbiyah.</p>
<p>Dikalangan Jamaah Tabligh pun demikian, seringkali panggilan Syaikh diucapkan kepada sesama mereka, namun bukan berarti siapa yang menggunakannya dikalangan ahlus sunnah, berarti telah menyerupai kebiasaan jamaah tabligh atau telah terjatuh kedalam hizbiyah.</p>
<p>Dikalangan Shufiyyah, juga istilah Syaikh merupakan istilah yang sangat populer untuk guru-guru atau yang mereka anggap sebagai Wali. Bahkan mereka menyebut Ibnu Arabi dengan sebutan Asy-Syaikhul Akbar. Namun bukan berarti jika istilah ini digunakan dikalangan ahlus sunnah, kemudian divonis tasyabbuh dengan mereka atau telah terjatuh kedalam bidah dan hizbiyah. Sebab jika demikian, begitu banyak ulama Ahlus sunnah yang terjatuh dalam penyimpangan karena seringnya mereka menyebut istilah ini kepada orang-orang yang mereka hormati.</p>
<p><strong>Mengenal istilah Ustadz</strong></p>
<p>Lalu bagaimana dengan istilah ustadz? Nah, inilah letak permasalahannya, yang dengannya sebagian ahlus sunnah dituduh mengikuti cara-cara al-ikhwanul muslimun dalam memanggil para dainya. <strong>Benarkan demikian?.</strong> Mari kita mengikuti pembahasan berikut ini:</p>
<p>-Suatu ketika, Imam Muslim bin Al-Hajjaj Rahimahullah mendatangi Imam Bukhari Rahimahullah lalu mencium diantara kedua mata Beliau, dan berkata :</p>
<p><strong>            </strong></p>
<p>Ijinkan aku mencium kedua kakimu wahai <strong>ustadz-nya para ustadz</strong>, pemimpin para muhaddits, dan dokternya hadits dalam meneliti penyakit-penyakitnya.</p>
<p><strong>(Tarikh Baghdad: 13/102, taghliq at-taliq: 5/429, marifatu uluumil hadits:114, An-Nukat Ala Ibnis shalaah: 2/717)</strong></p>
<p>Perhatikan ucapan Imam Muslim <strong>Ustadz-nya para ustadz </strong>yang Beliau tujukan kepada Imam Bukhari, sangat nampak menunjukkan bahwa istilah ustadz dijaman Beliau merupakan istilah yang sangat populer, sehingga Beliau menggelari Imam Bukhari dengan sebutan ustadz. Makna dari ucapan Imam Muslim Rahimahullah- adalah: orang- orang yang disebut ustadz itu banyak, akan tetapi Engkau wahai Imam Bukhari adalah ustadz yang terbaik dalam hal ilmu dibanding ustadz- ustadz lainnya.</p>
<p>Imam Muslim wafat pada tahun 261 H, bulan Rajab, hari Ahad sore, dan dimakamkan pada keesokan harinya. Bandingkan dengan awal mula didirikannya Al-Ikhwanul Muslimun ditahun 1347 H, mungkinkah Imam Muslim Rahimahullah- atau Imam Bukhari Rahimahullah- pernah terlibat dalam pergerakan Al-Ikhwanul Muslimun?, Orang yang berakal tentu saja akan menjawab: ada- ada saja&#8230;..</p>
<p>Tahukah anda dengan kitab Ulumul hadits karya Abu Amr Ibnus Shalaah Rahimahullah Taala, yang lebih dikenal dengan nama <strong>Muqaddamah Ibnis Shalaah</strong>, bagi seorang penuntut ilmu, terkhusus yang menggeluti ilmu mustalah hadits tentu kitab ini bukanlah kitab yang asing baginya. Pada halaman 144, tatkala Beliau menjelaskan tentang sahnya riwayat perawi yang sedang menulis sementara Syaikh Muhaddits sedang membacakan hadits riwayatnya, Ibnus Shalaah berkata:</p>
<p>&#8230;dan <strong>Al-Ustadz</strong> Abu Ishaq Al-Isfarayini Al-Faqih Al-Ushuli&#8230;.</p>
<p>Ibnus Shalah meninggal pada tahun 643H, kurang lebih 800 tahun sebelum pendiri Al-Ikhwanul Muslimun lahir kedunia ini.</p>
<p>Kenalkah anda dengan kitab <strong>Al-Baits Al-Hatsits Syarah Ikhtishar Uluumil hadits</strong>, karya Al-Hafizh Al-Mufassir Ibnu Katsir Rahimahullah?, seorang pemula dalam menuntut ilmu hadits tentu saja mengenal kitab yang sangat masyhur ini. Ketika Al-Hafizh Ibnu Katsir membahas tentang hukum Mursal shahabah , Beliau mengatakan:</p>
<p>&#8230;dan mazhab ini dihikayatkan pula dari <strong>Al-Ustadz</strong> Abu Ishaq Al-Isfarayini&#8230;.. </p>
<p><strong>(Al-Baits:58).</strong></p>
<p>Al-Hafizh Ibnu Katsir meninggal tahun 774, lebih 600 tahun, jauh sebelum munculnya pergerakan Al-Ikhwanul Muslimun.</p>
<p>As-Suyuthi, dalam muqaddimah kitabnya Al-Itqan fii Uluumil quran menyebut salah seorang gurunya yang bernama Abu Abdillah Muhyiddin Al-Kafiji dengan sebutan <strong>Ustadz al-ustadzin</strong>, yang artinya ustadznya para ustadz.</p>
<p><strong>(Al-Itqan,As-Suyuthi:1/4)</strong></p>
<p>Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuthi Rahimahullah, meninggal dimalam jumat diwaktu sahur, tanggal 19 jumadal Ula, tahun 911 H, 400 tahun lebih, jauh sebelum didirikannya Al-Ikhwanul Muslimun. Kapankah As-Suyuthi Rahimahullah terlibat dalam gerakan Al-Ikhwanul Muslimun, sehingga Beliau memanggil gurunya dengan penyebutan ustadz?</p>
<p>Sesungguhnya masih banyak dan masih banyak lagi penyebutan istilah ustadz yang biasa digunakan oleh para ulama terdahulu, jauh sebelum Al-Ikhwanul Muslimun terlahir ke dunia ini. dan apa yang kami sebutkan ini ibarat setetes air bila dibandingkan dengan air laut yang demikian luas. Kalaulah kami harus menyebutkan dari setiap kitab penggunaan para ulama terhadap istilah ini, mungkin kami membutuhkan dua jilid kitab untuk menyelesaikannya, bahkan mungkin lebih&#8230;..</p>
<p><strong>Sebagai faedah&#8230;</strong></p>
<p>Salah satu cara para ulama salaf terdahulu, jika ingin menyingkap kedustaan para perawi yang berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, tatkala diantara mereka ada yang mengaku pernah bertemu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan mendengar langsung darinya, atau mengaku bertemu dengan salah seorang sahabat, atau bertemu salah seorang perawi, dan yang semisalnya, maka ketika para Ulama al-jarah wat tadil hendak meneliti kebenaran berita dari perawi tersebut, mereka menggunakan perhitungan waktu dan masa hidup untuk membandingkan apakah memungkinkan terjadi pertemuan antara kedua periwayat hadits tersebut. Jika tidak, maka dipastikan bahwa pengakuan itu hanya merupakan dusta belaka.</p>
<p>Berkata Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah:</p>
<p><strong>      </strong></p>
<p>Tatkala para perawi menggunakan cara dusta, kami menggunakan perhitungan waktu untuk mereka.</p>
<p><strong>(Al-Kifayah fii Ilmir Riwayah,Al-Khathib Al-Baghdadi:119)</strong></p>
<p>Dengan melihat perhitungan waktu, tersingkaplah kedustaan sebagian kaum, semoga kita semua bisa mengambil pelajaran darinya.</p>
<p>Wallahul Muwaffiq.</p>
<p>Ditulis oleh: <strong>Abu Muawiyah Askari bin Jamal</strong></p>
<p>9 shafar 1433 H.</p>
<p>Artikel asli : http://www.salafybpp.com/5-artikel-terbaru/191-ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah.html</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>bagaimana cara download ceramah mp 3 tentang jamaah tabligh serta kesesatannya (2)</li><li>dounloud kajian ustad salafi (2)</li><li>freedownload kajian salafy (2)</li><li>artikel islamic (1)</li><li>syiah di mata yusuf qordhowi (1)</li><li>qori terindah (1)</li><li>kelemahan avg free (1)</li><li>kelebihan kekurangan avg free (1)</li><li>kelebihan dan kelemahan avg free (1)</li><li>download kajian ustadz usamah al mahri (1)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/brief-overview-of-the-role-of-television-in-destroying-children-the-family-and-society/" title="Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society">Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-quran-on-prophet-sulayman-the-devils-magic-and-babylon/" title="The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon">The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-origins-of-shirk-by-shaikh-naasir-ud-din-al-albaani/" title="The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani">The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/taqabbalallahu-minnaa-waminkum/" title="Taqabbalallahu minnaa waminkum">Taqabbalallahu minnaa waminkum</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/rallies-demonstrations-protests-have-they-been-foretold-in-islam/" title=" Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?"> Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/kajian-intensif-bulan-ramadhan-di-jember/" title="Kajian Intensif Bulan Ramadhan di Jember">Kajian Intensif Bulan Ramadhan di Jember</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantahan Terhadap isnad.net: Yayasan Dan Markaz Sebab Perpecahan</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/bantahan-terhadap-isnad-net-yayasan-dan-markaz-sebab-perpecahan/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/bantahan-terhadap-isnad-net-yayasan-dan-markaz-sebab-perpecahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 15:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhali]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan bid'ah]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Dan Markaz Sebab Perpecahan]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Syaikhuna Rabi Bin Hadi Al-Madkhali Hafizhahullah Taala Sungguh saya telah berkunjung kepada Syaikh dan orang tua kita yang mulia Robi Bin Hadi Umair Al-Madhkali -Semoga Allah menjaganya-, bertepatan pada hari Senin sore tanggal 15 Syaban 1432 H, dan diantara pertanyaan yang saya ajukan kepada Beliau adalah : Pertanyaan tentang hukum mendirikan Yayasan-Yayasan Sosial, agar saudara-saudara [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Syaikhuna Rabi Bin Hadi Al-Madkhali Hafizhahullah Taala</strong></p>
<p><strong>                 </strong><strong> </strong></p>
<p>Sungguh saya telah berkunjung kepada Syaikh dan orang tua kita yang mulia Robi Bin Hadi Umair Al-Madhkali -Semoga Allah menjaganya-, bertepatan pada hari Senin sore tanggal 15 Syaban 1432 H, dan diantara pertanyaan yang saya ajukan kepada Beliau adalah :</p>
<p>Pertanyaan tentang hukum mendirikan <a href="http://www.antosalafy.com/bantahan-terhadap-isnad-net-yayasan-dan-markaz-sebab-perpecahan/" target="_blank"><strong>Yayasan-Yayasan Sosial</strong></a>, agar saudara-saudara salafiyyun di Tunisia dapat mendatangkan para ulama untuk melakukan proses pelajaran dan daurah ilmiyah ?</p>
<p><strong>Maka beliaupun menjawab :</strong></p>
<p>Saya berpendapat, sesungguhnya yayasan- yayasan memecah belah salafiyyun dan menjadi sebab munculnya hizbiyah, maka nasehat saya kepada mereka agar menjauhkan diri dari yayasan-yayasan, dan sebaiknya mereka menuntut ilmu di masjid-masjid dan meninggalkan yayasan, dan saya tidak berpendapat mereka boleh masuk ke yayasan tersebut. Apabila mereka tidak mampu menjalankan proses belajar-mengajar di mesjid maka hendaknya mereka belajar di rumah-rumah mereka.</p>
<p>Kemudian saya bertanya kepada beliau : Apa hukum mendirikan <a href="http://www.antosalafy.com/bantahan-terhadap-isnad-net-yayasan-dan-markaz-sebab-perpecahan/" target="_blank"><strong>markaz-markaz ilmu</strong></a> dengan tujuan yang sama? <span id="more-267"></span></p>
<p><strong>Maka beliau menjawab :</strong></p>
<p> Hendaknya mereka membuat pelajaran-pelajaran di masjid-masjid  <em>semoga Alloh memberi berkah padamu-,</em> hendaknya mereka membuat pelajaran-pelajaran di masjid-masjid. Selesai jawaban beliau.</p>
<p>Kita memohon kepada Allah Subhanahu wa taala untuk saudara-saudara kita di Tunisia agar diberi taufik dan kebaikan, dan semoga Allah memberikan taufiq untuk mengambil ucapan para ulama karena didalamnya ada kebaikan, cahaya, petunjuk, dan kebenaran.</p>
<p><strong>  </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>           </strong><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditulis oleh:</p>
<p><strong>Hamid ibnu Khamis ibnu Robi Al-Junaiby</strong></p>
<p>1 Ramadhan 1432H</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut adalah teks asli dalam bahasa Arab :</p>
<p><strong>                 </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>                     15  1432                                </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>     :</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> (                                   .</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>              )      .</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>         </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>  : (    &#8211;    &#8211;      ) .    .</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>                         .</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>   </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>           </strong><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>      </strong><strong> </strong></p>
<p><strong> 1  1432 </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>Keterangan Fatwa Syaikhuna Rabi bin Hadi Hafizhahullah</strong></p>
<p>Dari fatwa Beliau tersebut, nampak bahwa Beliau memberi jawaban atas dua pertanyaan:</p>
<p><strong><em>Pertama:</em></strong> hukum mendirikan yayasan</p>
<p><strong><em>Kedua:</em></strong> hukum mendirikan markaz, atau dengan bahasa lain pondok pesantren, mahad dan semisalnya.</p>
<p>Yang keduanya didirikan, dengan tujuan mendatangkan para syaikh, membuat pelajaran dan daurah ilmiah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nampak dari jawaban Syaikh -<em>Hafizhahullah</em>- bahwa Beliau lebih menganjurkan membuat pelajaran di masjid-masjid, <strong>dan meninggalkan membuat yayasan ataupun markaz/pondok pesantren</strong>. Ini dikuatkan pula dengan penukilan dari Muhammad bin Khalifah Al-Maghribi tatkala Ikhwah salafiyin bertanya kepada Syaikh Rabi <strong>: Wahai Syaikh, kami memiliki markaz salafi sekarang di Amsterdam, dan memungkinkan Engkau menyampaikan ceramah lewat telepon?.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Beliau menjawab:</strong></p>
<p><strong>        </strong><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tinggalkan markaz-markaz, semua kejahatan datang kepada kami melalui markaz-markaz. Hendaknya kalian memilih masjid.</p>
<p>http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125127&#038;st=20</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jawaban Syaikh tersebut diatas juga anjuran meninggalkan markaz/pondok pesantren secara mutlak, tanpa membedaan antara markaz yang memiliki yayasan ataupun tidak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi sekali lagi, Syaikh Rabi Hafizhahullah Taala dari penukilan Hamid Al-Junaibi, tidak hanya mempermasalahkan mendirikan yayasan, namun juga mempermasalahkan mendirikan markaz/ pondok pesantren yang meninggalkan masjid sebagai tempat utama untuk belajar dan mengajar.</p>
<p>Telah terjadi <strong>kesalahan</strong> dalam menerjemahkan yang dilakukan saudara kami yang mulia <strong>Abu Muqbil Ali Abbas bin Harun</strong> semoga Allah mengembalikan Beliau kepada kebenaran- tatkala menerjemahkan pertanyaan yang kedua, ia menulis:</p>
<p><strong>Kemudian saya bertanya kepada beliau :</strong> Apa hukum mendirikan pondok pesantren sebagai pusat menuntut ilmu <strong>dibawah naungan yayasan </strong>? selesai nukilan dari terjemahan saudara kami yang mulia: <strong>Abu Muqbil Ali Abbas Hafizhahullah Taala.</strong></p>
<p>Penyebutan <strong>dibawah naungan yayasan</strong> sama sekali tidak disebut dalam teks pertanyaan bahasa Arabnya. Namun yang disebut dalam teks Arabnya dengan lafazh:</p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p>Artinya: <strong>Dengan tujuan yang sama.</strong> Tentu yang dimaksud adalah tujuan yang sama dengan keterangan pada pertanyaan sebelumnya. Dalam pertanyaan sebelumnya ada dua hal yang disebutkan:</p>
<p><strong><em>Pertama:</em></strong> Hukumnya, yaitu hukum mendirikan yayasan</p>
<p><strong><em>Kedua:</em></strong> Tujuan, yaitu untuk mendatangkan para syaikh, membuat pelajaran dan daurah ilmiah.</p>
<p>Jadi semestinya terjemahan yang tepat adalah:</p>
<p>Apa hukum mendirikan <strong>markaz-markaz ilmu</strong> dengan tujuan yang sama, yaitu mendatangkan para Syaikh, membuat pelajaran dan daurah ilmiah.</p>
<p>Semoga kesalahan ini bukan sesuatu yang disengaja oleh saudara kami yang mulia Abu Muqbil Ali Abbas semoga Allah memberi taufik kepada kita semua-, dan semoga Beliau mau memperbaiki kesalahannya.</p>
<p><strong>SIAPA PENTAWIL UCAPAN SYAIKH RABI HAFIZHAHULLAH?</strong></p>
<p>Ada sebagian para penuduh, yang terlalu mudah melemparkan tuduhan kepada orang lain tanpa melakukan penelitian terlebih dahulu akan hakekat permasalahannya. Bahkan terkadang disertai dengan membuat gelar-gelar buruk kepada yang dibantahnya, dan ini merupakan kebiasaan kaum tersebut-, yang kalau sekiranya kami ingin membalasnya dengan cara memberi gelar buruk kepada masing-masing mereka, terlalu mudah pena ini untuk menulisnya, bahkan untuk memberi gelar yang jauh lebih buruk dari yang mereka lakukan adalah perkara yang terlalu mudah. Namun, biarkanlah pembahasan ini berjalan secara ilmiah, adapun celaan-celaan dan gelar yang buruk, atau yang menuduh memakan uang haram, biarlah menjadi simpanan saya ketika bertemu mereka dihadapan Allah Taala dihari kiamat kelak. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:</p>
<p>                                               </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Orang yang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat, dan ia datang dalam keadaan ia pernah mencela sifulan, melemparkan tuduhan kepada sifulan, memakan harta sifulan, menumpahkan darah sifulan, memukul sifulan, sehingga pahala kebaikannya diberikan kepada yang ini dan yang itu. Jika kebaikannya telah habis sebelum pembalasannya selesai, maka diambil dari dosa-dosa mereka dan dilemparkan kepadanya , kemudian ia dilempar ke dalam api neraka.</p>
<p><strong>(HR.Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu)</strong></p>
<p>Perlu anda ketahui semoga Allah membimbing kita kepada kebenaran-, bahwa yang mentawil (kalau memang istilah ini benar diterapkan dalam masalah ini) Ucapan Syaikh Rabi tersebut adalah dua orang yang kalianpun percaya kepada keduanya:</p>
<p><strong><em>Pertama:</em></strong> Hamid bin Khumais bin Rabi Al-Junaibi Hafizhahullah Taala, yang menjadi penanya langsung kepada Syaikh Rabi Hafizhahullah</p>
<p><strong><em>Kedua:</em></strong> Abu Umar Usamah bin Athaya Al-Utaibi Hafizhahullah, yang juga kalian nukil penelponan Beliau dengan Syaikh Rabi.</p>
<p><strong>PENJELASAN FATWA SYAIKH RABI TENTANG YAYASAN DARI HAMID BIN KHUMAIS AL-JUNAIBI HAFIZHAHULLAH</strong></p>
<p><strong>   </strong><strong> </strong></p>
<p><strong>                </strong><strong> </strong></p>
<p>Sebagian ikhwan yang mulia telah memperlihatkan kepadaku sebuah bantahan dari situs kullas salafiyin, yang berkaitan tentang kunjunganku kepada Syaikh Al-Walid Al-Allamah Rabi bin Hadi Al-Madkhali Hafizhahullah Taala, pada tanggal 15 bulan syaban lalu. Ketika itu aku bertanya kepada Syaikh Hafizhahullah dalam kunjungan tersebut, tentang masalah yayasan sosial, agar kemudian para ikhwah di Tunisia -semoga Allah menjaganya dari segala keburukan-untuk mendatangkan para masyaikh dengannya. Maka Syaikh Hafizhahullah Taala menyampaikan nasehat yang sangat mahal untuk menjauhi yayasan, sebab itu merupakan jalan perpecahan dan hizbiyah.</p>
<p>Lalu dari pihak pengkritik semoga Allah memaafkannya- menuduh syaikh Hafizhahullah dengan tuduhan kontradiksi dalam ucapannya, dimana Beliau membolehkan yayasan dibeberapa fatwa Beliau dengan syarat-syarat. Lalu disini Beliau berpendapat diharamkannya, demikianlah ucapannya.</p>
<p>Maka aku ingin menulis sesuatu sebagai pembelaan terhadap kehormatan Syaikh Hafizhahullah Taala, semoga Allah Taala membela pula kehormatanku karenanya, dan menolak keburukan dariku. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:</p>
<p><strong>(    )</strong><strong> </strong></p>
<p>Tolonglah saudaramu yang berbuat zhalim dan yang dizhalimi.</p>
<p>Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda:</p>
<p><strong>(             ) .</strong><strong> </strong></p>
<p>Barangsiapa yang membela kehormatan saudaranya disaat saudara tidak berada disisinya, merupakan hak bagi Allah untuk memasukannya ke dalam surga.</p>
<p>Kritikan terhadap Syaikh Rabi Hafizhahullah ini mengandung tuduhan bahwa Beliau kontradiksi dalam ucapannya, dan penulisnya menyebut tulisannya dengan judul <strong><em>masyayikh al-ghulaah yuhilluunahu aaman wayuharrimuunahu aaman.</em></strong></p>
<p>Merupakan hal yang sepantasnya bagi dia semoga Allah memberi hidayah kepadanya- memahami maksud sebelum menuduh tanpa ilmu dan pemahaman. Nabi Shallallahu Laihi Wasallam bersabda:</p>
<p><strong>          </strong><strong> </strong></p>
<p>Barangsiapa yang mengucapkan sesuatu kepada seorang mukmin yang tidak terdapat padanya, maka Allah Taala akan menempatkannya dalam radghatul khabal (kumpulan nanah dan darah penduduk neraka).</p>
<p>Aku tidak ingin memperpanjang pembukaan ini, dan Aku memohon kepada Allah Taala agar kalimat- kalimat ini sampai kepada penulis makalah tersebut semoga Allah memafkannya-, semoga dia bertaubat kepada Allah Taala dari sikap menisbatkan sesuatu yang tidak difahaminya kepada para ulama, dan Allah Subhanahu Wa Taala yang menjadi penghalang antara seseorang dengan hatinya.</p>
<p>Yang aku lakukan disini adalah bentuk nasehat terhadap pengeritik tersebut semoga Allah memaafkannya-, yaitu firman Allah Taala:</p>
<p><strong>(    &#8230;)</strong><strong> </strong></p>
<p>Tolaklah dengan cara yang terbaik</p>
<p>Pertama kali, aku mengatakan: Sesungguhnya Syaikh yang mulia Rabi Al-Madkhali Hafizhahullah Taala tidak disebutkan dalam ucapan yang saya nukil darinya bahwa Beliau berpendapat <strong>diharamkannya mendirikan yayasan</strong>, namun yang ada adalah nasehat untuk menjauhkan diri dari yayasan, dengan menyebutkan bahwa hal itu menjadi sebab perpecahan dikalangan salafiyin. Berikut ini nash ucapan yang saya nukil dari Beliau:</p>
<p>Saya berpendapat , sesungguhnya yayasan-yayasan memecah belah salafiyyun dan menjadi sebab munculnya hizbiyah, maka nasehat saya kepada mereka agar menjauhkan diri dari yayasan-yayasan , dan sebaiknya mereka menuntut ilmu di masjid-masjid dan meninggalkan yayasan, dan saya tidak berpendapat mereka boleh masuk ke yayasan tersebut. Apabila mereka tidak mampu menjalankan proses belajar-mengajar di mesjid maka hendaknya mereka belajar di rumah-rumah mereka.</p>
<p><strong>Kami katakan kepada se pengeritik:</strong> mana ucapan yang kamu sangka itu semoga Allah memaafkan engkau- ?!</p>
<p>Aku ingatkan engkau agar bertaqwa kepada Allah Azza Wajalla, dan hendaknya engkau ketahui bahwa engkau akan ditanya di hadapan Allah Taala tentang hal itu.</p>
<p><strong>(              )</strong><strong> </strong></p>
<p>Suatu hari tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan apa yang telah dikerjakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya .</p>
<p><strong>(QS. An-Nahl: 111)</strong></p>
<p>Saya tidak tahu semoga Allah memaafkanmu- apakah kamu bisa membedakan antara perbuatan yang lebih utama dengan mengharamkan ??!! Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:</p>
<p><strong>( )</strong><strong> </strong></p>
<p>Yang dimintai nasehat adalah orang yang memiliki amanah.</p>
<p>Apakah merupakan bentuk kehinaan ketika seorang hamba menasehati saudaranya dengan sesuatu yang nampak baginya bahwa itu lebih sempurna dan lebih bersikap wara dalam pandangannya?!, saya tidak menyangka hal itu tersamarkan olehmu  semoga Allah memafkanmu-.</p>
<p>Sebab munculnya nasehat yang berharga ini, adalah Syaikh semoga Allah memberi taufik kepadanya- telah melihat akibat kebanyakan dari kondisi ikhwan yang dahulu mereka berada diatas manhaj salafi, lalu kemudian setelah itu merekapun fanatik terhadap yayasannya, dan menjadikan al-wala wal bara diatas undang-undang yayasan tersebut. Saya tidak tahu apakah pengeritik ini semoga Allah memafkannya- memahami hal itu, ataukah dia tidak memahaminya?!</p>
<p>Sangat disayangkan, tidak seorangpun dari yang turut berkomentar mengenai tulisan tersebut memberi peringatan atas hal itu. Bahkan yang terjadi adalah salah seorang mereka semoga Allah memberi hidayah kepadanya- mengeritik pihak kedua dengan jawaban Syaikh tentang markaz (pusat kegiatan) ilmu, sementara dia tidak memahami maksud Syaikh pula.</p>
<p>Sungguh Aku pernah bertanya kepada Syaikh Hafizhahullah tentang mendirikan markaz guna mendatangkan para syaikh yang mulia , maka jawaban Syaikh muncul dari pandangan Beliau jauh kedepan, Beliau berkata semoga Allah memberi taufik kepadanya-: Hendaknya mereka membuat pelajaran-pelajaran di masjid.</p>
<p><strong>Yang perlu diperhatikan disini</strong>, bahwa Syaikh tidak mengatakan tidak boleh mendirikan markaz ilmu, namun Beliau menasehati agar pelajaran-pelajaran dilakukan di masjid-masjid. Disini saya hendak bertanya kepada pengeritik semoga Allah memaafkannya- : apakah asal hukumnya membuat pelajaran di markaz atau di masjid?</p>
<p>Jika anda menjawab: <strong>di masjid.</strong></p>
<p>Saya katakan kepada anda: <strong>itulah maksud Syaikh</strong> waffaqahullah-, yaitu selama mereka mampu membuat pelajaran di masjid-masjid, maka tidak ada butuhnya membuat markaz. Allah Taala berfirman:</p>
<p><strong>(              *              &#8230;. )</strong><strong> </strong></p>
<p>Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak oleh jual beli dari mengingati Allah, dan mendirikan shalat, dan membayar zakat. <strong>(QS.An-Nuur:36-37)</strong></p>
<p>Telah dibimbing pula dengan sunnah amaliyah tentang hal ini dalam banyak riwayat, dan saya tidak memperpanjang dengan menyebutkan hal tersebut. Namun yang perlu diperhatikan di sini adalah kita berbicara tentang hukum asal dalam mengajar, bukan berbicara tentang hukum bolehnya mengajar di selain masjid.</p>
<p>Jika anda menjawab semoga Allah memafkanmu- : <strong>Asal hukumnya mengajar di markaz.</strong></p>
<p>Kami katakan kepadamu: engkau telah menyelisihi al-kitab dan as-sunnah, dan apa yang menjadi ketetapan seluruh para ulama dimulai dari jaman para sahabat Radhiallahu anhum hingga hari ini, dan saya tidak menyangka anda berpendapat demikian semoga Allah memaafkanmu-.</p>
<p>Jika tidak, saya tidak menyangka bahwa kamu memahami bahwa Syaikh mengharamkan seluruh universitas, dan mahad- mahad syari ??!!</p>
<p>Demi Allah, sungguh aku telah mendapati pada makalah penulis ini sesuatu yang dipaksakan, dan memaksakan untuk mengarahkan ucapan agar sesuai keinginannya, dan Allah Maha Mengetahui khianatnya mata dan yang tersimpan di dalam dada.</p>
<p>Sebelum saya menutup, saya mengingatkan setiap yang turut berkomentar atas tulisan tersebut dengan firman Allah:</p>
<p><strong>(  )</strong><strong> </strong></p>
<p>Akan dicatat persaksian mereka dan mereka akan ditanya.</p>
<p><strong>(QS.Az-Zhukhruf:19)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan firman-Nya:</p>
<p><strong>(     ) .</strong><strong> </strong></p>
<p>Kecuali yang bersaksi dengan kebenaran dan mereka berilmu tentangnya. <strong>(QS.Az-Zukhruf:86)</strong></p>
<p>Penutup, saya telah dikabari bahwa banyak dari situs para ikhwan kita yang telah menukil nasehat yang sangat berharga ini dari Syaikh Rabi Hafizhahullah, dan saya berharap para ikhwahpun menukil penjelasan ini ke situs-situs tersebut, agar sempurna dalam menjelaskan maksud Syaikh, dan agar tidak difahami ucapan Beliau kepada sesuatu yang Beliau tidak inginkan. Hafizhahullah Taala.</p>
<p>Wallahu Taala Alam</p>
<p><strong>          </strong><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Hamid bin Khumais bin Rabi Al-Junaibi</strong></p>
<p>Pagi, hari selasa 17 Ramadhan 1432 H</p>
<p>(http://www.imam-malik.net/vb/showthread.php?p=1989#post1989)</p>
<p><strong>Penjelasan Abu Umar Usamah bin Athaya Al-Utaibi Hafizhahullah Taala tentang fatwa Syaikh Rabi Hafizhahullah</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Berkata Syaikh Usama bin Athaya Hafizhahullah Taala:</strong></p>
<p>Penjelasan ulama tentang yayasan hizbiyah jelas&#8230;</p>
<p>Ahli bidah dan pengekor hawa nafsu yang memanfaatkan yayasan sosial termasuk hal yang jelas, dan termasuk diantara sebab terpecahnya kaum muslimin dan berselisihnya mereka, apa yang dilakukan oleh para pengekor hawa nafsu dalam memanfaatkan yayasan-yayasan tersebut untuk memecah belah kaum muslimin dan merusak kehormatan, seperti yang dilakukan oleh yayasan Ihya At-Turats hingga ia mampu menghancurkan Markaz Imam Al-Albani dengan tipu dayanya, dan merusak para pengurusnya&#8230;..</p>
<p>Termasuk diantara tipu daya pengekor hawa nafsu pula, <strong>dengan memanfaatkan sebagian fatwa ulama yang mengingkari yayasan-yayasan hizbiyah dan menerapkannya kepada sebagian yayasan salafiyah yang secara terpaksa mereka mendirikan yayasan tersebut agar mendapatkan ijin untuk berdakwah dan mengajar, tanpa turut campur dalam permasalahan harta yang dapat merusak hati dan memecah belah persatuan</strong>&#8230;</p>
<p>Darul hadits yang didirikan di kerajaan Maroko, telah berfatwa Syaikh Rabi dan yang lainnya kepada mereka bahwa amalan mereka benar, dan pondok mereka adalah salafiyah, dan hal ini memiliki pengaruh yang besar dalam menyebarkan ilmu&#8230;.</p>
<p>Para masyayikh salafiyun mendatangi pondok darul hadits tersebut, dan mereka mengajarkan ilmu, kaum shufiyah tidak mampu mencegah mereka dengan alasan tidak mendapatkan ijin, sebab pondok ini telah mendapat ijin. Adapun kota-kota lainnya yang ada di Maroko, para salafiyun tidak punya kemampuan mengundang salah seorang masyaikh untuk mengajar, disebabkan karena mereka tidak memiliki pondok pesantren resmi, dan ini yang aku saksikan sendiri. Dalam keadaan penguasa sebenarnya sangat membantu sekali dalam memberi ijin untuk melakukan pertemuan-pertemuan, pelajaran-pelajaran di selain masjid-masjid, namun berbagai kesulitan dan halangan datang dari kalangan shufiyah dan orang-orang yang sengaja berbuat onar.</p>
<p>Demikian pula di negara barat dan negara kafir secara umum, biasanya tidak diperkenankan bagi kaum muslimin untuk mendirikan masjid atau madrasah, kecuali dengan adanya catatan resmi di pemerintah yang itu juga bermakna yayasan, dan ini akan menghindari perbuatan para pengacau untuk berbuat buruk kepada mereka.</p>
<p>Yang jelas, <strong>para salafiyun berhati-hati dari sebagian kalajengking dari kalangan ahli fitnah dan orang-orang yang menyimpang yang hendak memanfaatkan sebagian ucapan para ulama dalam memberi peringataan dari yayasan, lalu menerapkannya kepada salafiyin yang jujur yang mereka adalah orang yang paling jauh dari hizbiyah dan mencari penghasilan melalui pondok-pondok pesantren ini.</strong></p>
<p><strong>Sudah berapa kali dari kalangan Haddadiyah dan sebagian orang-orang bodoh lagi hina hendak mendiskreditkan pondok pesantren, namun ternyata tipu daya itu kembali kepada mereka, namun tidak menghasilkan melainkan kehinaan dan kerugian&#8230;..</strong></p>
<p>Berhati-hatilah dan waspadalah kalian terhadap mereka, semoga Allah menjaga kalian.</p>
<p><strong><em>(Selesai penukilan ucapan Abu Umar Al-Utaibi).</em></strong></p>
<p><strong>Sebagai faedah, berikut fatwa Syaikh Rabi tentang pentingnya mendirikan yayasan di sebagian negeri.</strong></p>
<p><strong>Pertanyaan ketiga:</strong> Apakah mendirikan <strong>Yayasan</strong> dengan tujuan berdakwah kepada Al-Kitab dan as-sunnah dan menisbatklan diri kepadanya merupakan bagian dari <strong>Hizbiyah dan perpecahan?</strong></p>
<p><strong>Beliau menjawab:</strong></p>
<p>Mendirikan yayasan di negeri ini (Arab Saudi,pen) adalah tidak diperbolehkan sama sekali, tidak yayasan dan tidak pula yang lainnya, sebab daulah ini tegak diatas kitabullah dan sunnah Rasulullah , dan manhaj ini diwujudkan dengan adanya talim di masjid-masjid, di universitas, sekolah, dan dalam segala hal. Maka Negara ini yang menjalankan segala kegiatan-kegiatan islam, yang bekerjasama dengan para ulama, mereka menyerahkankepada para ulama dalam menetapkan metode pembelajaran, dan menyimpan harta, serta menyerhakan kepada para ulama dalam memilih guru-guru dan para imam, dan yang semisalnya. Maka pemerintah tegak dalam mengurus islam, dan adanya yayasan atau partai, ini akan memecah belah umat, dan ini bertentangan dengan firman Allah Taala:</p>
<p><strong>{       }(   :103)</strong><strong> </strong></p>
<p>Berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah dan jangan kalian berpecah belah.</p>
<p>Datang ke sebuah negeri dengan membawa syiaar-syiar sekuler, dan undang-undang buatan manusia lalu berlepas dari islam, dan bahkan memerangi islam.</p>
<p>Maka, jika ditemukan sekelompok yang mereka berkumpul untuk menyebarkan islam dan mengajarkannya, mengajak manusia kepada kebenaran, mereka berkumpul dan mengatur diri mereka sendiri dalam hal keuangan dan talim, <strong>tidak terlarang yang demikian, tidak terlarang!</strong> Sebab jika tidak dilakukan hal ini oleh kaum muslimin di India dan Salafiyun di India, akan terlantar Islam seratus persen!</p>
<p>Negeri kafir sekuler yang memerangi islam, lalu mereka tegak dan berkumpul dalam <strong>bentuk yayasan</strong> yang diakui oleh pemerintah lalu mereka mendirikan madrasah, masjid, ribuan masjid yang dengannya Allah menjaga Islam. Ini perkara penting yang harus diwujudkan, dimana kaum muslimin menegakkan hal seperti ini, kalaulah seandainya dunia islam berkumpul diatas satu imam, maka tidak diperbolehkan ada satu kelompok bergerak masing-masing. <strong>Semoga Allah memberkahi kalian!</strong></p>
<p>Namun dunia islam telah tersobek- sobek, setiap daulah memiliki peraturan yang batil kecuali daulah ini (Arab Saudi,pen) yang dibangun diatas al-kitab dan as-sunnah.</p>
<p>Maka wajib bagi kaum muslimin di negeri mana saja yang tidak dibangun diatas metode islam yang haq agar mereka membangun Islam , <strong>lalu mereka mendirikan yayasan atau beberapa yayasan, dan mengaturnya dengan pengaturan yang benar yang memungkinkan bagi mereka menyebarkan dakwah menuju jalan Allah dan mendidik generasi umat ini yang mereka mampu berjalan diatas manhaj ini</strong>.</p>
<p><strong><em>Dari kaset : Nashihatun sharihah li thullabil jamiah al-islamiyah</em></strong></p>
<p>Demikian pula pertanyaan yang disampaikan kepada <strong>Syaikh Zaid bin Hadi Al-Madkhali Hafizhahullah :</strong></p>
<p>Semoga Allah memberi kebaikan kepadamu, ada penanya dari Amerika berkata: Apakah termasuk manhaj salaf mendirikan <strong>Yayasan?</strong></p>
<p><strong>Beliau menjawab:</strong></p>
<p>Yayasan- yayasan di negeri-negeri Islam, boleh didirikan jika mendatangkan maslahat dunia dan Agama, namun harus dengan syarat-syarat yang dibolehkan islam, dan bukan maksud dari yayasan adanya tujuan-tujuan yang buruk yang memudaratkan Islam dan kaum muslimin. Seperti yang dilakukan oleh kaum khawarij, mereka menjadikan yayasan-yayasan untuk mengumpulkan harta dan membantunya dengan tujuan membunuh kaum muslimin dan muslimat, merusak berbagai kepentingan, dan keluar dari ketaatan pada penguasa. Maka yayasan-yayasan itu sah, namun dilihat pada tujuannya, jika tujuannya baik dan yang mengurusinya jika orang-orang yang baik, memiliki niat yang baik, maka ini merupakan A<strong>malan ketaatan dan amalan saleh</strong>. Namun jika tujuannya buruk, dan yang mengurusnya dari kalangan para pengacau dan yang menyelisihi Aqidah islam dan muslimin maka tidak ada kebaikan pada mereka dan tidak ada kebaikan pada mereka, iya.</p>
<p><strong>Demikian pula Abu Umar Al-Utaibi Hafizhahullah ditanya:</strong></p>
<p>Barakallahu fiikum, syaikh kami, pertanyaan berikutnya berkata: sebagaimana yang tidak tersamarkan oleh kalian celaan terhadap syaikh-syaikh kami yang dilakukan oleh sebagian yayasan sosial hizbiyah yang memiliki simpanan bank yang berjumlah besar dan memiliki cabang-cabang di berbagai negeri yang berbeda- beda yang memanfaatkan harta manusia dalam menumbuhkan berbagai pemikiran yang merusak dan memerangi manhaj salafi dan para pengikutnya. Maka kami menginginkan sebuah tempat yang kami berkumpul padanya untuk saling mengajarkan Al-Quran al-karim dan Sunnah Nabawiyah, serta manhaj salafi, dan menyebarkan kebaikan ini semampu mungkin. <strong>Pemerintah di sini wahai syaikh kami,</strong> melarang adanya perkumpulan yang tidak memiliki ijin resmi, terkhusus perkumpulan salafiyin. Oleh karenanya, kami menetapkan agar perkumpulan kami mendapat ijin yang sifatnya tetap, sehingga kami memiliki tempat yang kami dapat membuat majelis padanya untuk membuka berbagai pelajaran dan pertemuan dengan para syaikh kami melalui telepon. <strong>Penamaan sebagai yayasan hanya formalitas saja</strong>, dan kami wahai syaikh, kami tidak memiliki simpanan atau wakaf, namun kami saling bertaawun untuk mengumpulkan uang guna menyewa tempat yang kami jadikan sebagai tempat berkumpul. Apakah ada larangan syari dalam mendirikan yayasan ini dengan sifat yang kami sebutkan kepadamu wahai syaikh?</p>
<p><strong>Beliau menjawab: </strong></p>
<p>Adapun asal yayasan yang dimaksudkan untuk berbuat kebaikan dan ketaatan dibawah perlindungan pemerintah. Bahwa perkumpulan ini yang tidak mengandung unsur hizbiyah, taasshub, dan mencela orang-orang yang tidak bergabung dibawah naungan yayasan ini, <strong>maka ini disyariatkan.</strong> Seluruh ulama yang kami mengenal mereka telah menyebutkan tentang disyariatkannya yayasan seperti ini dengan syarat-syarat, seperti <strong>Syaikh Bin Baaz Rahimahullah, Syaikh Utsaimin, Syaikh Al-Albani, Syaikh Rabi</strong> demikian pula, bahkan saya sempat mendengar Beliau berkata: bahwa Ahlul hadits di Pakistan, seandainya mereka tidak memiliki yayasan, niscaya mereka akan lenyap dan lenyap. Syaikh Hasan Abdul Wahhab Al-Banna termasuk syaikh salafi yang terkenal, Beliau bergabung bersama Ansharus sunnah, meskipun telah terjadi penyimpangan padanya sebagaimana yang terjadi, namun cabang-cabangnya, dan dia berada di cabang yang menerapkan sunnah dan sama sekali tidak mengandung hizbiyah. Demikian pula saudara-saudara kami di Palestina juga memiliki yayasan resmi dalam perkara ini, dan <strong>Syaikh Rabi mendukungnya</strong>. Namun yang dicegah adalah hizbiyah dan sikap fanatik, serta apa yang menjadi sebab yayasan tersebut berupa perpecahan. Maka kalian, jika kalian tidak mampu untuk berkumpul dalam membaca kitabullah dan menuntut ilmu kecuali dengan membuat yayasan, dan mencatatnya secara resmi, maka ini boleh tidak mengapa.</p>
<p>Yang wajib atas kalian, hendaknya kalian membersihkan yayasan ini dari <strong>masalah mengumpulkan dana , menerima zakat, membagi sedekah, sebab hal ini akan membuka pintu keburukan yang besar</strong>, sebagaimana keadaan yang terjadi pada kebanyakan yayasan- yayasan yang ada pada hari ini. Demikian pula wajib yang menjadi penanggung jawab dalam urusan yayasan, tidak menjadi pemimpin, tidak ada baiat, dan yang semisalnya. Wajib untuk memperhatikan hal ini, dan jadikan persyaratan tersebut dalam bentuk perjanjian yayasan dan asas- asas dibangunnya yayasan tersebut, lalu kalian menulis asas- asas tersebut bahwa ini merupakan yayasan sosial dengan tujuan membaca kitabullah dan mengajarkannya, saling mengajarkan ilmu<strong>. Yang seperti ini insya Allah tidak mengapa, dan inilah yang menjadi keyakinan para syaikh kami</strong>. Iya.</p>
<p>(http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125127)</p>
<p>Mahad Ibnul Qoyyim 05 Safar 1433 H</p>
<p>Ditulis Oleh :</p>
<p><strong>Abu Muawiyah Askari bin Jamal <em>Hafizhahulloh</em></strong></p>
<p>Sumber teks asli: http://www.salafybpp.com/5-artikel-terbaru/190-yayasan-dan-markaz-sebab-perpecahan.html</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>isnad net (32)</li><li>www isnad net (12)</li><li>Syaikh rabi (4)</li><li>tentang isnad net (3)</li><li>Al isnad net (3)</li><li>syaikh rabi bin hadi (3)</li><li>bantahan terhadap isnad (2)</li><li>bantahan terhadap isnad net (2)</li><li>bantahan isnad net (2)</li><li>syaikh rabi yayasan (2)</li></ul><h2  class="related_post_title">Artikel Menarik Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-kajian-kasyfusy-syubhat-bersama-ustadz-luqman-baabduh/" title="Download Kajian Kasyfusy Syubhat Bersama Ustadz Luqman Ba&#8217;abduh">Download Kajian Kasyfusy Syubhat Bersama Ustadz Luqman Ba&#8217;abduh</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-bacaan-quran-ahmad-saud-qori-kecil/" title="Download Bacaan Quran Ahmad Saud, Qori&#8217; Kecil">Download Bacaan Quran Ahmad Saud, Qori&#8217; Kecil</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-doa-hisnul-muslim/" title="Download Doa Hisnul Muslim ">Download Doa Hisnul Muslim </a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-mp3-membongkar-firqah-firqah-sesat/" title="Download Mp3: Membongkar Firqah-firqah Sesat">Download Mp3: Membongkar Firqah-firqah Sesat</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-night-of-laylat-al-qadr/" title="The Night of Laylat al-Qadr">The Night of Laylat al-Qadr</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/taqabbalallahu-minnaa-waminkum/" title="Taqabbalallahu minnaa waminkum">Taqabbalallahu minnaa waminkum</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/jawaban-untuk-saudara-ali-abbas-hadanallohu-wa-iyyah/" title="Jawaban Untuk Saudara ALI ABBAS -hadanallohu wa iyyah- ">Jawaban Untuk Saudara ALI ABBAS -hadanallohu wa iyyah- </a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/bantahan-terhadap-isnad-net-yayasan-dan-markaz-sebab-perpecahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 01:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibrah]]></category>
		<category><![CDATA[antosalafy]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islam]]></category>
		<category><![CDATA[artikel sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Download Mp3]]></category>
		<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[Sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Swords Fash Glare]]></category>
		<category><![CDATA[the Battle of Uhud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[The reader, may Allah wa Subhaanallaahu Ta&#8217;aala always pour His mercy to us all, one portrait of reality contained in the womb of Islamic history. Monumental event that will never be forgotten in the mind of a true Muslim. Events that illustrate the conflict of two opposite sides. The battle between truth against falsehood. Civilized [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">The reader, may Allah wa Subhaanallaahu Ta&#8217;aala always pour His mercy to us all, one portrait of reality contained in the womb of Islamic history. Monumental event that will never be forgotten in the mind of a true Muslim. Events that illustrate the conflict of two opposite sides. The battle between truth against falsehood. Civilized man against barbarous men. Noble human being against human being reprehensible. Peace-loving Muslims warring with the infidels who like chaos. A heartbreaking tragedy contained important and valuable lessons for true Muslims to advice and commands (Sunna-sunnah) the Messenger of Allaah wa sallam. An incident of bloody armed clashes between the Muslims against the idolaters of Quraysh which occurred in Shawwal AH third year, the event known as <a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" target="_blank"><strong>the Battle of Uhud</strong></a>. The following brief excerpt of her story:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>The background of <a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" target="_blank">the battle of Uhud</a><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Chance of sadness still blanketed the city of Mecca. Can not be denied that Mushrikeen Quraysh could not hide the deep sadness lara about their defeat at the <strong>battle of Badr</strong> in the second Hijri, their hearts torn bitterly immeasurably. News defeat of the army of Quraysh was so rapidly spread all over the city of Makkah, like moving clouds cover the sky the empty slits in the rainy season. Sad news it felt like an earthquake shook the skull idolaters. Unfortunately, the pagan Quraysh defeat in the war was not able to change their violent attitude towards the Muslims. Nan smoldering resentment stuck firmly in their hearts, the death figures high on the social stratified Quraysh fateful events increased the viscous hatred against the Muslims of Quraysh.<span id="more-257"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Preparation Quraysh army</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Quraishi figures like Abu Jahl ibn Ikrimah, Safwan bin Umayyad, and Abu Sufyan ibn Harb, before they converted to Islam-rise as the forerunners of a very industrious rekindle the fire of revenge against Islam and its adherents. The orator of the Arabs are taking steps to streamline the program telling revenge is, at first they forbid citizens of Mecca lamented death toll battle of Badr then defer payment of ransom for the Muslims to liberate the Quraysh prisoners remaining in Medina. They are busy raising funds to meet the act of revenge, they came to the owners of Quraish caravan which is the main trigger of the battle of Badr, while calling: &#8220;O people of Quraysh! Indeed Muhammad was persecuted you and kill your characters! So please help us with the treasures you to reply! Hopefully we can take revenge against them. &#8220;</p>
<p style="text-align: justify;">The plan has received warm response from the people of Quraysh, cash in a very short war funds collected quite a lot of 1000 camels and 50,000 gold coins. As Allah wa Subhaanallaahu Ta&#8217;aala six reports on the thirtieth verse of Surat al-Anfal:</p>
<p style="text-align: justify;">Surely those who disbelieve them menginfakkan their wealth to hinder men from the path of Allah &#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Day after day they received the results of the effort seem significant. Imagine, in just a period of one year only they are able to gather the troops three times greater than the number of Quraysh army at war a year ago (the battle of Badr) plus adequate weapons facility consists of 3,000 camels, 200 horses and 700 armor, the total number forces not less than 3000 soldiers plus fifteen women rekindle the spirit of combat duty and banish troops retreated backward run.</p>
<p style="text-align: justify;">Acting as the supreme commander of Quraysh army was Abu Sufyan ibn Harb, while the cavalry under the command of Khalid bin Al Waleed and Ikrimah ibn Abu Jahl, while the banner of war held by the experts of the tribes of Bani war Abdud Dar, and rows of women under the coordination of Hind bintu &#8216; Utbah wife of Abu Sufyan. Feels complete and adequate preparation of Quraysh in the battle round this time period, the procession of troops laden anarchism and insolence are now surging toward Medina bearing the mission of revenge and lust evil demons.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>News should arrive to the Messenger of Allaah alaihi wa sallam</strong></p>
<p style="text-align: justify;">He received a secret letter from Al-Abbas ibn Abdul Mutthalib his uncle who was still living in Mecca. At that time the Messenger of Allaah alaihi wa sallam was in Quba, Ubay ibn Ka&#8217;b asked to read the letter and its contents secret. He hurried to Medina held a military preparations to meet the arrival of &#8216;guest is not expected&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://planetmidia.com/" target="_blank">planetmidia.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">Bak wind blows, troop movements Quraish news spread all over the Medina, no doubt the condition of the city&#8217;s cash suddenly tense, alert urban dwellers, every man can not be separated from the weapon, although in a state of prayer. To the extent that they spent the night at the front door of the house in a state embracing arms.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Assembly deliberations military</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Messenger of Allaah alaihi wa sallam gather his companions as he said: &#8220;By Allah, indeed I have seen a good sign, I saw a cow is slaughtered, blunt sword, and I put my hand inside the armor, I ta&#8217;wilkan cow with the death of a group of people from my best friend, dulling the sword with the death of one member of my family while armor with Medina &#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;">Messenger of Allaah alaihi wa sallam argued to survive in the city of Medina and wait on their challenge in the mouths of the city hall of Medina. This opinion was approved by the kingpin hypocrite Abdullah bin Ubay bin Salul, the enemy of Allah chose this opinion rather than on considerations of military strategy but so that he could easily escape from battle without striking human view. The majority of the friends, they tend to choose the challenge Quraiys outside Medina with the reason many of them did not get to take part in the battle of Badr, this time they do not want to miss for &#8216;growing stock&#8217; at the top of the highest deed in Islam. Hamzah bin Abdul Mutthalib strongly supports this view saying: &#8220;By the One Who sent down the Qur&#8217;an to you, really I will not eat until I&#8217;m chopping them with a sword outside Medina&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">By considering the various proposals of the Companions finally Messenger of Allaah alaihi wa sallam Quraysh decided to address challenges in an open field outside the city of Medina. And leave the taste of Abdullah bin Ubayy.</p>
<p style="text-align: justify;">The day was Friday the 6th of Shawwal 3 H he gave testament to his friend that passionate sincerity and that Allah will provide relief for their patience. Then they &#8216;Asr prayer and he moved into the house with Abu Bakr and Umar ibn al Khathab, at that time he wore a suit of armor and weaponry prepared.</p>
<p style="text-align: justify;">The friends of regret that impressed with their attitude forced the Messenger of Allaah alaihi wa sallam to come out of Medina, when the Messenger of Allaah alaihi wa sallam came out they said: &#8220;O Messenger of Allah, we do not intend menyelisihi think, decide as you will! If you prefer to stay in Medina, then do it! &#8220;He replied:&#8221; It is inappropriate for a prophet undressing war had worn before God to give a decision between him and the enemy. &#8220;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>The general condition of the Muslims</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Messenger of Allaah alaihi wa sallam divide the Islamic forces into three battalions: Emigrants Battalion under the command of Mus&#8217;ab bin Umair, Aus Battalion commanded by Usaid bin Khazraj Hudhair and Battalion led by Khabbab bin Al Mundhir. The total number of Islamic troops only 1000 people, with minimal equipment department facility be 100 armor and 50 horses (told in a history: in the absence of the horse at all) in this war. And Allaah knows best</p>
<p style="text-align: justify;">Arriving Islamic forces in a place known as Ash Syaikhan, the Messenger of Allaah alaihi wa sallam selecting some of the Companions who are still very early age they include Abdullah bin &#8216;Umar bin Al Khathab, Usama bin Zaid, Zaid ibn Thabit, Abu Said Al Khudry and some friends Another young, did not fail any sadness on their faces with forced them to return to Medina.</p>
<p style="text-align: justify;">People do penggembosan munafikin</p>
<p style="text-align: justify;">Argued that his opinion was rejected by the Messenger of Allaah alaihi wa sallam, hypocritical leaders Abdullah bin Ubay bin Salul do penggembosan Islamic forces in the body. God&#8217;s enemy is successfully provoked nearly a third of the total number of troops, not less than 300 people fled Fisabilillah jihad fronts. &#8216;Man duplicity&#8217; is deliberately doing penggembosan travel amid concerns so as to create in the hearts of the Muslims as well suck up as much as possible the strength of Muslims.</p>
<p style="text-align: justify;">Military strategy of the Messenger of Allaah alaihi wa Sallam and task forces</p>
<p style="text-align: justify;">Messenger of Allaah alaihi wa sallam&#8217;s military strategists organize and divide tasks rows of soldiers and their mission. He placed 50 archers on a hill Ainan served as a sniper, snipers under the command of Abdullah bin Jubair bin Nu&#8217;man al Anshary, he gave military instruction as he said: &#8220;Gempurlah them with your arrows! Do not leave your shoes in any condition! Protect our backs with your arrows! Do not help us even if we killed! And do join us even if we got the spoils of the war. In the history of Bukhari: do not leave your shoes even if you see the birds had snatched us till my messenger come to you!</p>
<p style="text-align: justify;">Arriving at Uhud the two armies approached each other, the commander of Abu Sufyan Quraish troops trying to break the unity of Islam, he said to the Ansar: &#8220;Let our dealings with our children&#8217;s uncle (the Messenger of Allaah alaihi wa Sallam and the Emigrants)! So we will not disturb you, we have no interest to fight you! &#8220;</p>
<p style="text-align: justify;">However, Abu Sufyan efforts are not reaping the rewards as the Ansar-powerful faith. On the contrary, they responded by saying that very spicy heat that makes the ears of people who hear it.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Beginning of the battle</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Talha bin Abi Talha al Abdary pengampu Quraish a banner of war known to be highly proficient and advanced brave challenge mubarazah (duel), Ibn al-Zubayr Awwam lightning pounce and slam it then cut his throat, Talha helpless off his last breath. Messenger of Allaah alaihi wa sallam bertakbirlah bertakbir and the Muslims. Rise Abu Uthman ibn Abi Talha Syaibah hoist the banner again, with great pride challenging duel, lightning also struck Hamzah bin Abdul Mutthalib shoulders with a very powerful sword to pierce her navel surefire hands and shoulders apart, Uthman fell helpless agony. Next Abu Sa&#8217;ad ibn Abi Talha took the banner but along with arrows that Sa&#8217;ad bin Abi Waqash through his throat, he inevitably falls to the ground sticking out her tongue plunged into a pile of corpses. Musafi &#8216;ibn Abi Talha lifted the banner of the liberty of Quraysh but he died suddenly struck by an arrow pointed Asim ibn Thabit ibn Abul Aflah. Next Kilab bin Talha bin Abi Talha Musafi siblings&#8217; re flying the banner of it but he immediately collapsed to the ground to end his life after the sword of Zubair bin Al Awwam snatched his body. Ibn Abi Talha al Jallas back soon prop prop up the banner, but Talha bin Ubaidillah sword immediately fired from his life. The six brave are from a family of tribes of Bani Abdi Dar. Then Arthah advanced Syurahbil bin Ali bin Abi Talib, but do not let him live long carrying a banner and direct melibasnya, strange but true reality spectacular, is not one of the idolaters took the banner was torn down his life but to an even ten people around the banner of the war doomed polytheists. After that none of those who dare take a banner that lay on the earth Uhud.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>mp3 ngaji merdu (7)</li><li>download mp3 qori internasional (7)</li><li>murotal terindah (6)</li><li>qori suara merdu (6)</li><li>qori perempuan dengan suara merdu (6)</li><li>murotal alquran perempuan (5)</li><li>taqaballahu hu minkum (5)</li><li>ngaji merdu mp3 (5)</li><li>download ngaji murotal (5)</li><li>download mp3 alquran merdu (5)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/brief-overview-of-the-role-of-television-in-destroying-children-the-family-and-society/" title="Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society">Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-origins-of-shirk-by-shaikh-naasir-ud-din-al-albaani/" title="The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani">The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/taqabbalallahu-minnaa-waminkum/" title="Taqabbalallahu minnaa waminkum">Taqabbalallahu minnaa waminkum</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/nine-great-benefits-of-reading-and-reflecting-over-the-quraan/" title="Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan">Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/rallies-demonstrations-protests-have-they-been-foretold-in-islam/" title=" Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?"> Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-night-of-laylat-al-qadr/" title="The Night of Laylat al-Qadr">The Night of Laylat al-Qadr</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/tabligh-akbar-bersama-ulama-timur-tengah-tanggal-10-12-juli-2010/" title="Tabligh Akbar Bersama Ulama Timur Tengah Tanggal 10-12 Juli 2010">Tabligh Akbar Bersama Ulama Timur Tengah Tanggal 10-12 Juli 2010</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zoroastrian religion in Iran Reach 20 Thousand Soul</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/zoroastrian-religion-in-iran-reach-20-thousand-soul/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/zoroastrian-religion-in-iran-reach-20-thousand-soul/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 13:07:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Syiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Islamic News &#8211; Currently about 100 thousand adherents of Zoroastrianism are in Bombay, India. Zoroastrianism is a religion or belief that glorifies the fire as god or God. [ Degree USA Email] They are called the Magi from the East who came to worship the Christ child on Christmas Eve (often symbolized by the four [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a title="Visit Site" href="../"> Islamic News</a> &#8211; Currently about 100 thousand adherents of Zoroastrianism are in Bombay, India. Zoroastrianism is a religion or belief that glorifies the fire as god or God. [ <a title="Visit Site" href="http://degreeusa-email.com/"> Degree USA Email]</a> They are called the Magi from the East who came to worship the Christ child on Christmas Eve (often symbolized by the four kings came to bring offerings of gold, incense, and myrrh). In the Koran, Zoroastrian word is mentioned in surah Al-Hajj [22]: 17. &#8220;Those who believe, Jews, people Shaabi` iin, the Christians, the people Zoroastrianism, and the idolaters, Allah will judge between them on the Day of Resurrection. Verily, Allah is witness over all things. &#8220;(Surah Al-Hajj [2]: 17). ((((<a href="http://www.call2islam.net" target="_blank">www.call2islam.net</a>))))</p>
<p style="text-align: justify;">In a hadith, Zoroastrian religion is also never alluded to the Prophet Muhammad. &#8221;In fact, every child born in a state of nature (sacred). And, both parents who make it as Christian, Jewish, or Zoroastrian. &#8220;(Bukhari).</p>
<p>Historically, these Zoroastrian religion founded by Zoroaster who came from Persia, Iran. That said, religion is known as a religion that believe in one God (monotheism), the god of goodness. In Zoroastrian belief, the good god is called Ahura Mazda. Opponents of the good god is the god of evil, namely Ahriman.</p>
<p style="text-align: justify;">According to some versions, Zoroaster (or Zarathustra is called) was a very pious. He was the originator of Zoroastrian doctrine adopted by the Persians. In the life of the Persians, Zoroaster is considered as an important figure in the history of Persia. In fact, some are called himself a prophet. However, there is a difference of opinion among historians about his life. He probably lived between the years 1700 BC, but those that mention the 6th century BC. Some literature says, the region where life is associated with the Zoroastrian Persian Empire, led by Cyrus the Great in the mid-16th century BC. In the past two centuries later, religion is accepted by the kings of Persia and gained quite a lot of followers.</p>
<p style="text-align: justify;">After the Persian empire conquered by Alexander the Great (Alexander the Great) at the end of the 4th century BC, the Zoroastrian religion declined. However, during the Sassanid Dynasty (226 BC), Zoroastrian religion is accepted as the official religion of Persia. And, after the Arab conquest in the 7th century AD, most of the Persian population converted to Islam. Around the 10th century, some religious believers Zoroatser fled from Iran to Hormuz, an island in the Persian Gulf. From there, they and their descendants went to India and founded the colony (community). The Hindus call them with Parsees, meaning that people who came from Persia. Until now, their numbers reached 100 thousand people. They lived in India, especially near Bombay. Zoroastrianism itself did not disappear entirely in Iran. Until now, the number of followers in Iran reached 20 thousand people. In The Miracle 15 in 1 Syaamil Qur&#8217;an mentioned, Zoroastrianism is the name of Islam to the believers who follow the religion of Zoroaster (Zarathustra) of Persia, Iran. Zarathustra remodel Indo-European religion. The gods downgraded to mere angels, while God is considered as one (one), ie, Ahura Mazda.</p>
<p style="text-align: justify;">In war Kosmos, Ahura Mazda is always fighting with the dark ruler named Ahriman. Ahriman later adopted the Hebrew people as the devil, Satan, Azazil, or Lucifer. In the early days of Islam, Zoroastrianism is the doctrine that spread among the people of Persia. The doctrine has even become the official religion of the Sassanian dynasty since the mid-third century BC.</p>
<p style="text-align: justify;">- <a title="Visit Site" href="http://henkel-water.com/"> Henkel Water</a> - <a title="Fthorton" href="http://fthorton.com/" rel="home">Fthorton</a> &#8211; <a href="http://susubanu.com/">Susu Banu</a></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>anto salafi (5)</li><li>www antosalafy com (5)</li><li>is zorastrian religion mentioned in the quran (1)</li><li>www wallpaper zoroaster com (1)</li><li>Zoroastrian religion (1)</li><li>zoroastrianism in iran (1)</li></ul><h2  class="related_post_title">Artikel Menarik Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-kajian-berbakti-kepada-kedua-orang-tua/" title="Download Kajian Berbakti kepada Kedua Orang Tua">Download Kajian Berbakti kepada Kedua Orang Tua</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/cerita-tentang-taubatnya-ustadz-jafar-umar-thalib-di-hadapan-syaikh-rabi/" title="Cerita tentang Taubatnya Ustadz Jafar Umar Thalib di Hadapan Syaikh Rabi&#8217;">Cerita tentang Taubatnya Ustadz Jafar Umar Thalib di Hadapan Syaikh Rabi&#8217;</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/download-mp3-kajian-tentang-salah-kaprah-salafy-plus-cerita-umroh-asatidz/" title="Download Mp3 Kajian tentang Salah Kaprah Salafy Plus Cerita Umroh Asatidz">Download Mp3 Kajian tentang Salah Kaprah Salafy Plus Cerita Umroh Asatidz</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/syaikh-bin-baz-most-humbly-and-respectfully/" title="Syaikh Bin Baz, Most Humbly and Respectfully">Syaikh Bin Baz, Most Humbly and Respectfully</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/mengapa-bencana-selalu-menghampiri-kami/" title="Mengapa Bencana Selalu Menghampiri Kami?">Mengapa Bencana Selalu Menghampiri Kami?</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/zikir-setelah-shalat-dan-hukum-mengeraskannya/" title="Zikir Setelah Shalat dan Hukum Mengeraskannya">Zikir Setelah Shalat dan Hukum Mengeraskannya</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/zoroastrian-religion-in-iran-reach-20-thousand-soul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AVG 2011, Anti-Virus &amp; Anti-Spyware</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/avg-2011-anti-virus-anti-spyware/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/avg-2011-anti-virus-anti-spyware/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 15:34:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antivirus]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Anti virus]]></category>
		<category><![CDATA[antosalafy]]></category>
		<category><![CDATA[AVG 2011]]></category>
		<category><![CDATA[AVG Antivirus]]></category>
		<category><![CDATA[download antivirus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang kuartal akhir 2010 ini banyak antivirus populer telah memperkenalkan seri 2011 mereka. Tak terkecuali AVG Technologies yang juga meluncurkan jajaran AVG 2011. Di Indonesia, AVG [ Henkel Water] menjadi antivirus gratis paling populer yang banyak digunakan perusahaan dan juga perorangan. Apa yang menarik di edisi 2011 ini? Agar bisa tampil kompetitif, AVG [Provision Com] [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.antosalafy.com/wp-content/uploads/2010/09/avg-2011.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-228" style="margin-left: 8px; margin-right: 8px;" title="avg-2011" src="http://www.antosalafy.com/wp-content/uploads/2010/09/avg-2011.jpg" alt="avg 2011 AVG 2011, Anti Virus & Anti Spyware " width="176" height="127" /></a>Menjelang kuartal akhir 2010 ini banyak antivirus populer telah memperkenalkan seri 2011 mereka. Tak terkecuali AVG Technologies yang juga meluncurkan jajaran AVG 2011. Di Indonesia, AVG [ <a title="Visit Site" href="http://henkel-water.com/"> Henkel Water]</a> menjadi antivirus gratis paling populer yang banyak digunakan perusahaan dan juga perorangan. Apa yang menarik di edisi 2011 ini?</p>
<div style="text-align: justify;">Agar bisa tampil kompetitif, AVG [<a href="http://provision-com.com/">Provision Com] </a>meningkatkan kemampuan teknologi pindai Smart Scan yang dijamin tak akan memperlambat kinerja komputer. Teknologi ini menerapkan fungsi baru dalam melakukan pemeriksaan file yang dianggap aman atau tidak. Sistem pindai juga akan melihat ketersediaan sumber daya pada komputer dan hanya melakukan pemindaian saat sumber daya komputer tidak terpakai penuh. Cara ini membuat proses pindai terhadap ancaman (virus, trojan, dan lainnya) jadi lebih cepat.<span id="more-227"></span></div>
<div style="text-align: justify;">&#8220;Hal yang unik di AVG 2011 ini adalah kekuatan komunitas dari 110 juta pelanggan kami dimana kami menyebutnya sebagai teknologi proteksi oleh pengguna. Lebih dari 1,5 miliar threat ancaman dari seluruh dunia dilaporkan setiap harinya dari engine AVG yang digunakan para pemakai,&#8221; ungkap J.R. Smith, CEO dari AVG Technologies.</div>
<div style="text-align: justify;">Ia juga menjelaskan bahwa antarmuka yang mudah plus feature pengamanan Web termasuk untuk aktivitas jejaring sosial menjadi keunggulan AVG yang akan disukai konsumen. Bagusnya lagi, AVG menyediakan versi gratis (freeware) dan berbayar bagi penggunanya.</div>
<div style="text-align: justify;">Untuk mendapatkan antivirus ini Anda bisa men-downloadnya di: <em>www.avg.com/id-id/free-antivirus</em> (berupa installer yang membutuhkan koneksi Internet) atau <em>www.filehippo.com/download_avg_antivirus</em> (installer utuh sebesar 135MB)</div>
<div>Untuk update terbaru di alamat: <em>www.avg.com/id-en/download-update </em></div>
<div><em>Sumber: </em>www.infokomputer.com/reguler/avg-2011-siap-hantam-virus</div>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>kelebihan AVG 2011 (65)</li><li>avg 2011 (56)</li><li>keunggulan avg 2011 (35)</li><li>keunggulan avg (33)</li><li>kelebihan avg (18)</li><li>keunggulan antivirus avg (10)</li><li>kelebihan avg antivirus (8)</li><li>kelebihan antivirus avg (4)</li><li>kelebihan dan kekurangan AVG antivirus (4)</li><li>kelebihan avg anti virus (3)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/ternyata-istilah-ustadz-pun-jadi-masalah/" title="Ternyata &#8230;. Istilah Ustadz pun Jadi Masalah ">Ternyata &#8230;. Istilah Ustadz pun Jadi Masalah </a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/brief-overview-of-the-role-of-television-in-destroying-children-the-family-and-society/" title="Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society">Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-quran-on-prophet-sulayman-the-devils-magic-and-babylon/" title="The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon">The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-origins-of-shirk-by-shaikh-naasir-ud-din-al-albaani/" title="The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani">The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/taqabbalallahu-minnaa-waminkum/" title="Taqabbalallahu minnaa waminkum">Taqabbalallahu minnaa waminkum</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/rallies-demonstrations-protests-have-they-been-foretold-in-islam/" title=" Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?"> Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/avg-2011-anti-virus-anti-spyware/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sexual Intercourse when making up the Fast</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/sexual-intercourse-when-making-up-the-fast/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/sexual-intercourse-when-making-up-the-fast/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 03:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[artikel sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Sexual Intercourse]]></category>
		<category><![CDATA[Shaykh Saalih ibn Muhammad al-Luhaydaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Question: What is the ruling of a person who, while making up an [obligatory] fast, has sexual relations with their spouse during the daytime in other than Ramadan? &#8211;Susu Banu&#8211; Answer: Shaykh Saalih ibn Muhammad al-Luhaydaan, &#8220;There is no sin upon him. This act nullifies his fast, and this is not good. However, he is [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Question:</p>
<p style="text-align: justify;">What is the ruling of a person who, while making up an [obligatory] fast, has sexual relations with their spouse during the daytime in other than Ramadan? &#8211;<a href="http://susubanu.com/">Susu Banu&#8211;</a></p>
<p style="text-align: justify;">Answer:</p>
<p style="text-align: justify;">Shaykh Saalih ibn Muhammad al-Luhaydaan, &#8220;There is no sin upon him. This act nullifies his fast, and this is not good. However, he is not sinful.&#8221; &#8212; <a title="Visit Site" href="http://henkel-water.com/"> Henkel Water&#8211;</a></p>
<p>Sourch: http://www.madeenah.com/article.cfm?id=1287</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>islamic article (11)</li><li>article islamic (9)</li><li>artikel sunnah (9)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/brief-overview-of-the-role-of-television-in-destroying-children-the-family-and-society/" title="Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society">Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-origins-of-shirk-by-shaikh-naasir-ud-din-al-albaani/" title="The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani">The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/nine-great-benefits-of-reading-and-reflecting-over-the-quraan/" title="Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan">Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/rallies-demonstrations-protests-have-they-been-foretold-in-islam/" title=" Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?"> Rallies, Demonstrations, &#038; Protests: Have they been Foretold in Islam?</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/kajian-intensif-bulan-ramadhan-di-jember/" title="Kajian Intensif Bulan Ramadhan di Jember">Kajian Intensif Bulan Ramadhan di Jember</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-books-of-shaykh-al-islaam-ibn-taymiyyah/" title="The Books of Shaykh al-Islaam Ibn Taymiyyah">The Books of Shaykh al-Islaam Ibn Taymiyyah</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/sexual-intercourse-when-making-up-the-fast/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Books of Shaykh al-Islaam Ibn Taymiyyah</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/the-books-of-shaykh-al-islaam-ibn-taymiyyah/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/the-books-of-shaykh-al-islaam-ibn-taymiyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 03:24:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islam]]></category>
		<category><![CDATA[artikel sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Mu'tazilah]]></category>
		<category><![CDATA[Shaykh al-Islaam Ibn Taymiyyah]]></category>
		<category><![CDATA[Shaykh Hammaad ibn Muhammad ibn al-Ansaaree]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Shaykh &#8216;Abdul-Awwal narrated that he heard his father &#8211; Shaykh Hammaad ibn Muhammad ibn al-Ansaaree (rahima-hullaah), say: &#8220;Those books of Shaykh al-Islaam [Ibn Taymiyyah] which have not come via his students &#8211; therein is speech he did not say; This is because after the death of Shaykh al-Islaam, the Mu&#8217;tazilah and other than them [from [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Shaykh &#8216;Abdul-Awwal narrated that he heard his father &#8211; Shaykh Hammaad ibn Muhammad ibn al-Ansaaree (rahima-hullaah), say:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Those books of Shaykh al-Islaam [Ibn Taymiyyah] which have not come via his students &#8211; therein is speech he did not say; This is because after the death of Shaykh al-Islaam, the Mu&#8217;tazilah and other than them [from the deviants] searched for his books and [intentionally] made additions [to the text] within them.&#8221; [ <a title="Visit Site" href="http://henkel-water.com/"> Henkel Water]</a></p>
<p style="text-align: right;">       &#8211;      :</p>
<p style="text-align: right;">&#8220;                           .&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Reference</strong>: al-Majmoo&#8217; fee Tarjamatil-Muhaddith Hammaad ibn Muhammad al-Ansaaree wa Seeratuhu wa Aqwaalauhu &#8211; Volume 2, Page 502, No.169</p>
<p style="text-align: justify;">Sourch: madeenah.com [<a href="http://provision-com.com/">Provision Com]</a></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>makalah mutazilah (13)</li><li>artikel islam (4)</li><li>makalah mu tazilah (2)</li><li>mu tazilah (1)</li><li>makalah tentang mutazilah (1)</li><li>MAKALAH Al Mu Tazila (1)</li><li>downloadable books by sheikh ibn taymiyyah (1)</li><li>books by taymiyya (1)</li><li>books by sheikh ibn (1)</li><li>artikel tentang mutazilah (1)</li></ul><h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/jewel-of-guidance/" title="Jewel of Guidance">Jewel of Guidance</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/brief-overview-of-the-role-of-television-in-destroying-children-the-family-and-society/" title="Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society">Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-quran-on-prophet-sulayman-the-devils-magic-and-babylon/" title="The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon">The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-origins-of-shirk-by-shaikh-naasir-ud-din-al-albaani/" title="The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani">The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/taqabbalallahu-minnaa-waminkum/" title="Taqabbalallahu minnaa waminkum">Taqabbalallahu minnaa waminkum</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/nine-great-benefits-of-reading-and-reflecting-over-the-quraan/" title="Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan">Nine Great Benefits of Reading and Reflecting Over the Qur&#8217;aan</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/the-books-of-shaykh-al-islaam-ibn-taymiyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I am a Historian</title>
		<link>http://www.antosalafy.com/i-am-a-historian/</link>
		<comments>http://www.antosalafy.com/i-am-a-historian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 10:22:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anto Salafy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islam]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[Shaykh Hammaad ibn Muhammad al-Ansaaree wa Seeratihi wa Aqwaalihi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antosalafy.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Concerning the Muhaddith, the Shaykh &#8211; Hammaad ibn Muhammad al-Ansaaree (rahima-hullaah), it has been narrated by his son &#8216;Abdul-Awwal: &#8211; Henkel Water- &#8220;My father said: &#8220;I am a historian. I have not visited a country/city in this world except that I have written its history, and Allaah knows best&#8221;.&#8221; al-Majmoo&#8217; fee Tarjamatil-Muhaddith Shaykh Hammaad ibn [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Concerning the Muhaddith, the Shaykh &#8211; Hammaad ibn Muhammad al-Ansaaree (rahima-hullaah), it has been narrated by his son &#8216;Abdul-Awwal: &#8211; <a title="Visit Site" href="http://henkel-water.com/"> Henkel Water-</a></p>
<p>&#8220;My father said:</p>
<p>&#8220;I am a historian. I have not visited a country/city in this world except that I have written its history, and Allaah knows best&#8221;.&#8221;</p>
<p>al-Majmoo&#8217; fee Tarjamatil-Muhaddith Shaykh Hammaad ibn Muhammad al-Ansaaree wa Seeratihi wa Aqwaalihi &#8211; Volume 1, Quote No.2, Page 389</p>
<p style="text-align: justify;">Sourch: fatwa-online.com [<a href="http://provision-com.com/">Provision Com]</a></p>
<h2  class="related_post_title">Baca Juga Artikel Lainnya :</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.antosalafy.com/jewel-of-guidance/" title="Jewel of Guidance">Jewel of Guidance</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/swords-fash-glare-story-of-the-battle-of-uhud/" title="Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud">Swords Fash Glare, Story of the Battle of Uhud</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-books-of-shaykh-al-islaam-ibn-taymiyyah/" title="The Books of Shaykh al-Islaam Ibn Taymiyyah">The Books of Shaykh al-Islaam Ibn Taymiyyah</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/brief-overview-of-the-role-of-television-in-destroying-children-the-family-and-society/" title="Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society">Brief Overview of the Role of Television in Destroying Children, the Family and Society</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-quran-on-prophet-sulayman-the-devils-magic-and-babylon/" title="The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon">The Qur&#8217;an on Prophet Sulayman, the Devils, Magic and Babylon</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/the-origins-of-shirk-by-shaikh-naasir-ud-din-al-albaani/" title="The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani">The Origins of Shirk by  Shaikh Naasir ud-Din al-Albaani</a></li><li><a href="http://www.antosalafy.com/taqabbalallahu-minnaa-waminkum/" title="Taqabbalallahu minnaa waminkum">Taqabbalallahu minnaa waminkum</a></li></ul><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antosalafy.com/i-am-a-historian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

